Syarif Kamaruddin
Tengku Besar Syarif Kamaruddin | |
|---|---|
Sultan Syarif Kamaruddin pada tahun 2023 | |
| [[Sultan Pelalawan]] ke-10 | |
| Mulai menjabat 2008 | |
Haji Tengku Kamaruddin Haroen bin Sultan Syarif Harun atau Sultan Syarif Kamaruddin Sultan Pelalawan ke-10 dengan gelar Assyaidis Syarif Kamaruddin Haroen Tengku Besar Pelalawan
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Haji Tengku Kamaruddin Haroen bin Sultan Syarif Harun atau Sultan Syarif Kamaruddin adalah Sultan Pelalawan ke-10. Ditabalkan menjadi Sultan Pelalawan ke- 10 oleh Lembaga Kerapatan Adat Melayu Kabupaten Pelalawan pada tanggal 7 Agustus 2008 bertempat di Istana Sayap , Bergelar Sultan Assyaidis Syarif Kamaruddin Haroen Tengku Besar Pelalawan.
Riwayat Hidup
Sultan merupakan salah satu Tokoh Masyarakat yang dihormati di- Provinsi Riau dan Kabupaten Pelalawan. Beliau pernah menjadi Dewan Kehormatan Adat (DKA) Lembaga Adat Melayu Riau . Dan juga pernah menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Riau selama 2 periode dari Fraksi Partai Golkar di masa Pemerintahan Presiden Soeharto sampai berakhirnya Pemerintahan dan Kekuasaan Presiden Soeharto di tahun 1998 .
Selain itu beliau juga memiliki hubungan keluarga dengan mantan Bupati Pertama Kabupaten Pelalawan : Tengku Azmun Ja'afar dan juga dengan mantan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekda) Provinsi Riau : Tengku Lukman Ja'afar serta merupakan menantu dari alm Tengku Said Ja'afar Muhammad mantan Ketua DPRD Kabupaten Kampar .
Sultan Kamaruddin memiliki jiwa birokrat yang sangat cakap dan berpengalaman sebagai Pegawai Negri Sipil (PNS) dikarenanakan sudah memulai kariernya dari umur 16 tahun, beliau juga sudah menerbitkan sejumlah buku yang berjudul: TITIK AIR 1, TITIK AIR 2, TITIK AIR 3 yang isinya menceritakan nasihat-nasihat hidup serta pantun nasihat dari ibunda beliau.
Keluarga
Dia menikah dengan Tengku Aidar binti Tengku Said Jaafar Muhammad, dan memiliki 6 (enam) orang keturunan, yakni:
- Tengku Junaidi,memiliki anak yang bernama: Tengku Said Assyakran dan juga Tengku Adelia Viona
- Tengku Amri Fuad,mempunyai 3 orang anak: Tengku Devi Zhafirah,Tengku Dhea Aqilah,Tengku Dhani Zhafran
- Tengku Faisal,1 orang anak: Tengku Dhafa Ghazani
- Tengku Helmiyati,3 orang anak: Raja Ryan Alghiffary ,Raja Rae,Raja Adin Alghufron
- Tengku Jamilah, 2 orang anak: Muhammad Raihan Karmil,Muhammad Rifqii Karmil
- Tengku Erdawati, 2 orang anak: Tengku Wanda,Tengku Zharif Pasha
Dia juga memiliki 14 orang cucu & 5 orang cicit. Sekarang beliau berdomisili di Kota Pekanbaru
Sumber
Buku Silsilah Keturunan Raja - Raja Kerajaan Pelalawan dan Siak Sri Indrapura Himpunan H. T. S. Umar Muhammad, Tenas Effendi, T. Razak Jaafar. 1988.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.



