Tameng manusia

Kartu pos perang tameng manusia karya Sergey Solomko

Tameng manusia adalah sebuah istilah militer dan politik yang mendeskripsikan penempatan tak semestinya dari orang-orang tak bersenjata di dalam atau di sekitaran target-target bersenjata untuk membuat musuh ragu-ragu untuk menyerang target-target bersenjata tersebut. Istilah tersebut juga merujuk kepada orang-orang yang dijadikan senjata tameng saat serangan, dengan memaksa mereka berpawai di depan orang-orang bersenjata.

Penggunaan taktik tersebut dianggap kejahatan perang oleh negara-negara yang tergabung pada Konvensi Jenewa 1949, Protokol Tambahan I untuk Konvensi Jenewa 1977, dan Statuta Roma 1998.[1]

Referensi

  1. ^ "Practice Relating to Rule 97. Human Shields". International Committee of the Red Cross.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya