Tan Tek Heng
Tan Tek Heng | |
|---|---|
| 陈德横 | |
| Menteri Keuangan Negara Indonesia Timur ke-2 | |
| Masa jabatan 14 Maret 1950 – 10 Mei 1950 | |
| Presiden | Tjokorda Gde Raka Soekawati |
| Perdana Menteri | D. P. Diapari |
Pendahulu M. Hamelink Pengganti Abdul Razak | |
| Menteri Perekonomian Negara Indonesia Timur ad interim | |
| Masa jabatan 12 Januari 1949 – 12 Maret 1949 | |
| Presiden | Tjokorda Gde Raka Soekawati |
| Perdana Menteri | Ida Anak Agung Gde Agung |
Pendahulu Husain Puang Limboro Pengganti Abdul Rajab Daeng Massiki | |
| Menteri Negara Negara Indonesia Timur | |
| Masa jabatan 12 Januari 1949 – 14 Maret 1950 | |
| Presiden | Tjokorda Gde Raka Soekawati |
| Perdana Menteri | Ida Anak Agung Gde Agung Jan Engelbert Tatengkeng |
Pendahulu Tidak ada Pengganti Tidak ada | |
| Wakil Menteri Perekonomian Negara Indonesia Timur ke-2 | |
| Masa jabatan 15 Desember 1947 – 12 Januari 1949 | |
| Presiden | Tjokorda Gde Raka Soekawati |
| Perdana Menteri | Ida Anak Agung Gde Agung |
Pendahulu Husain Puang Limboro Pengganti Tidak ada, jabatan dihapuskan | |
| Wakil Menteri Sosial Negara Indonesia Timur ke-1 | |
| Masa jabatan 11 Oktober 1947 – 15 Desember 1947 | |
| Presiden | Tjokorda Gde Raka Soekawati |
| Perdana Menteri | Semuel Jusof Warouw |
Pendahulu Tidak ada, jabatan baru Pengganti Mohammad Sjafei | |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | Tan Tek Heng (陈德横) 4 Mei 1906 Manado, Hindia Belanda |
| Meninggal | Tidak diketahui |
| Partai politik | Baperki (1955) |
| Almamater | Nederlandsch Handelshogeschool Universitas Amsterdam (Drs.) Universitas Indonesia (Prof.) |
| Profesi | Ekonom, politikus |
Tan Tek Heng (Chen Deheng, 陈德横) adalah seorang ekonom, tokoh pendidik, dan politisi Indonesia keturunan Tionghoa. Ia dikenal pernah menjabat sebagai menteri dan wakil menteri dalam Negara Indonesia Timur di bawah empat orang perdana menteri dari tahun 1947 sampai tahun 1950.
Kehidupan awal
Tan Tek Heng lahir pada tanggal 4 Mei 1906 di Manado, Hindia Belanda. Warga keturunan Tionghoa di Manado dikenal sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat kosmopolitan Manado dan membaur dengan masyarakat bumiputera dan Eropa. Ia bersekolah di Prins Hendrik School di Batavia dan masuk ke dalam dinas pegawai negeri sipil (ambtenaar) Hindia Belanda pada tahun 1927.[1] Ia berangkat ke Belanda dan melanjutkan studi di Nederlandsch Handelshogeshool (NHH, sekarang Universitas Erasmus Rotterdam) pada tahun 1929 sampai 1931.[2] Selanjutnya ia mendapatkan gelar Doktorandus (Drs.) dalam bidang ekonomi dari Universitas Amsterdam pada tahun 1937.[3]
Karier politik
Pada tahun 1938 sampai 1940, Tan Tek Heng tercatat sebagai anggota Dewan Kota Makassar dan pada tahun 1942 sebagai wakil anggota Dewan Kota Makassar, sembari mengajar di Hogere Burgerschool (HBS) Makassar dari tahun 1940 sampai 1942.[3]
Pada tahun 1947, Tan Tek Heng ditunjuk menjadi Wakil Menteri Sosial dalam Kabinet Negara Indonesia Timur yang dipimpin oleh Perdana Menteri Semuel Jusof Warouw. Ia menjadi satu-satunya wakil Tionghoa dalam kabinet tersebut. Dalam jabatannya, Tan Tek Heng juga duduk dalam Komisi Kontak (Contactcomissie) yang mewakili Negara Indonesia Timur di Jakarta dan berkomunikasi dengan Komisi Tiga Negara dalam konteks Perjanjian Renville.
Setelah jatuhnya Kabinet Warouw, Tan Tek Heng ditunjuk menjadi Wakil Menteri Perekonomian dalam kabinet Anak Agung Gde Agung (15 Desember 1947 - 12 Januari 1949). Ia tetap berada dalam Kabinet Negara Indonesia Timur sampai tahun 1950: pertama sebagai pelaksana tugas Menteri Perekonomian (12 Januari - 12 Maret 1949) sekaligus Menteri Negara bidang Perencanaan Anggaran pada Kementerian Keuangan (12 Januari - 26 Desember 1949), Menteri Negara tanpa portofolio (26 Desember 1949 - 13 Maret 1950), dan terakhir sebagai Menteri Keuangan (13 Maret - 10 Mei 1950). Selama menjabat, Tan Tek Heng tergabung dalam Fraksi Progresif.
Menyusul Peristiwa Andi Azis pada bulan April 1950, seluruh menteri Kabinet Diapari ditangkap oleh pihak militer Indonesia. Tan Tek Heng ditangkap pada bulan Mei 1950, namun kemudian dibebaskan dan kembali bekerja sebagai pejabat tinggi pada Kementerian Keuangan di Jakarta.[3]
Masa pensiun
Tan berhenti bekerja untuk Kementerian Keuangan pada tahun 1953 dan kembali ke Sulawesi Utara, di mana ia mengajar pada Fakultas Hukum Universitas Pinaesaan (sekarang Universitas Sam Ratulangi) dan menjadi direktur pabrik kelapa parut di Sukur, Minahasa Utara.
Ia ditunjuk menjadi direktur Yayasan Kopra pada 1953 dan sejak 1955 ditunjuk menjadi profesor pada bidang ekonomi pada Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Tan juga turut mendirikan Universitas Kristen Indonesia.
Ia menjadi calon pada Pemilihan Umum 1955 mewakili Badan Permusjawaratan Kewarganegaraan Indonesia, namun tidak terpilih.[3]
Referensi
- ^ Regerings-almanak voor Nederlandsch-Indië. Batavia. 1928. hlm. 283. Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ De Maasbode (1931-12-18). "Ned. Handelshogeschool".
- ^ a b c d Suryadinata, Leo (2015). Prominent Indonesian Chinese: Biographical Sketches. Singapura: ISEAS Publishing. hlm. 297–298. ISBN 978-981-4620-50-5. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.



