Tangga Buntung

Tangga Buntung adalah nama lokasi yang ada di wilayah Kota Palembang. Tepatnya, Tangga Buntung berada di Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus, Kota Palembang, Sumatra Selatan.[1] Tangga Buntung menyimpan banyak sejarah Kota Palembang, terutama cerita budayanya. Dahulu, ada banyak rumah limas di tangga buntung, ini merupakan daerah perkampungan masyarakat Kota Palembang.[2] Daerah tangga buntung terbagi menjadi dua, yakni darat dan laut. Kedua daerah tersebut dipisahkan oleh sebuah sungai kecil. Maka, untuk menghubungkan kedua wilayah tersebut atau mengakses daerah darat dan daerah laut, ada sebuah tangga. Karena seringnya tangga diakses oleh banyak orang, maka tangga tersebut terputus dan dikenal dengan tangga buntung.[3]

Kampung Songket Tangga Buntung

Terdapat sebuah Kampung di tangga buntung yang masyarakatnya mayoritas merupakan pengrajin songket. Songket tersebut dibuat oleh masyarakat dan diperjual belikan dari rumah masyarakat sendiri. Sehingga disana ada banyak toko songket. Tidak hanya satu atau dua motif saja, tetapi berbagai jenis motif songket khas Kota Palembang. Kini, Kampung Songket telah menjadi tempat wisata. Ada banyak orang yang datang ke kampung songket tangga buntung untuk melihat secara langsung pembuatan songket, mengetahui dan mempelajari sejarah dari songket Palembang atau sekadar membeli songket. Bukan hanya pendatang atau wisatawan dari Kota Palembang dan Indonesia saja, tetapi juga mencakup wisatawan dari manca negara. Kampung ini sekarang menjadi pusat kerajinan songket dan destinasi wisata budaya dengan mempertahankan metode menenun tradisional.[4]

Mata Pencarian Masyarakat

Mata pencarian masyarakat di wilayah Tangga Buntung, Kota Palembang beragam. Karena letak strategis Tangga Buntung juga menentukan mata pencarian masyarakat disana.

  1. Pengrajin dan Pedagang Songket: Daerah ini dikenal karena industri rumah tangganya. Banyak penduduk, terutama perempuan, menenun kain songket secara langsung di rumah mereka sendiri. Selain itu, mereka biasanya menjual barang tersebut atau bertindak sebagai pemasok ke toko-toko besar di Palembang.
  2. Pedagang dan Pelaku UMKM: Karena Tangga Buntung adalah daerah yang sangat padat penduduk, pekerjaan para pedagang yang menjual makanan khas, kebutuhan pokok, dan oleh-oleh sangat memengaruhi ekonomi masyarakat setempat.[5]
  3. Sektor Transportasi Air: Karena lokasinya yang strategis dan berada di tepian perairan, sebagian orang memilih untuk bergantung pada transportasi air atau pangkalan perahu sebagai sumber rezeki mereka.[6]
  4. Pekerja Formal dan Sektor Jasa: Sebagian besar penduduk juga bekerja sebagai buruh, pegawai swasta, pegawai pemerintah, dan wiraswasta seiring perkembangan kota.[7]

Daftar Pustaka

  1. ^ aka, lian (2024-11-28). "Pasar Tangga Buntung". Pasar palembang jaya. Diakses tanggal 2026-06-20.
  2. ^ palpos.co. "Keistimewaan dan Asal-Usul Nama Daerah Tangga Buntung". palpos.co. Diakses tanggal 2026-06-20.
  3. ^ "Kampung Songket Tangga Buntung – Swarna Dwipa". hotelswarnadwipa.co.id. Diakses tanggal 2026-06-20.
  4. ^ "Kampung Songket Tangga Buntung – Swarna Dwipa". hotelswarnadwipa.co.id. Diakses tanggal 2026-06-20.
  5. ^ Yuningsih, Nining (2018-03-06). "PENERAPAN MANAJEMEN KINERJA PEGAWAI DI INSTANSI PEMERINTAH". Jurnal Pengembangan Wiraswasta. 19 (2): 141. doi:10.33370/jpw.v19i2.133. ISSN 2620-388X.
  6. ^ Widiyawati, Ari (2022-09-06). "Motivasi Perempuan Bekerja Sebagai Buruh Tani (Studi Buruh Tani Pada Pengusaha Tanaman Cabai Besar dan tomat di Desa Yosomulyo, Kabupaten Banyuwangi)". Equilibrium: Jurnal Pendidikan. 10 (3): 278–285. doi:10.26618/equilibrium.v10i3.7709. ISSN 2477-0221.
  7. ^ Yuningsih, Nining (2018-03-06). "PENERAPAN MANAJEMEN KINERJA PEGAWAI DI INSTANSI PEMERINTAH". Jurnal Pengembangan Wiraswasta. 19 (2): 141. doi:10.33370/jpw.v19i2.133. ISSN 2620-388X.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya