Tari margapati
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. (November 2025) |
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (November 2025) |
Kata margapati berasal dari 2 buah kata yakni Marga yang berarti jalan dan Pati yang berarti kematian. Jadi Margapati memiliki arti jalan menuju kematian. Tari ini menggambarkan kesalahan jalan seorang wanita, dikarenakan tari ini biasanya ditarikan oleh seorang penari wanita dengan gerakan – gerakan yang menyerupai seorang laki – laki.[1]
Sejarah
Tari Margapati diciptakan oleh Alm. Nyoman Kaler pada tahun 1942, dengan filosofi gerakan-gerakan yang meniru singa atau raja hutan yang sedang memburu mangsanya.
Busana[1]
Bagian Atasan :
- Udeng Pepandekan
- Badong
Bagian Badan:
- Sabuk stage
- Tapih
- Kamen prade
- Sabuk prade
- Gelangkana
- Ampok-ampok
Pola Lantai
Pola lantai/ragam gerak terdiri dari:
- Jalan gandang-gandang, mungkah lawang, agem kanan nyelier, seledet, luk diulang tiga kali baru berubah.
- Tetanganan luk nagasatru dengan tangan kanan di ketiak. Ngarat daun (pandangan pojok kiri, tengah, kanan)
- Gandang arep (berjalan ke depan) kipeh sudut kanan, gandang uri luk naga satru tangan di ketiak, agemkanan seledet 2 kali.
- Agem kanan tangan kanan nepuk kampah di dada nyelier samping kanan seledet 2 kali.
- Tana sirang uk ngclimat serta melangkah di tempat ke samping kanan tiga kalidisertai nerajang kiri dan kanan, kaki ngayung metanjek 3 kali.
- Gerakan kaki tanjek dua kiri, kanan, kiri, angguk angkut kaki kiri jalan ke samping kanan agem kanan (gelatik nuut papah).
- Ngengget ke kiri dan ke kanan sambil melangkah ke samping kanan dan kiri.
- Nyeregseg ke samping kiri dan samping kanan.
- Tetanganan ngeregah ngumat tanjek bawah dua kali kaki kanan.
- Ngumbang ombak segara berjalan putar ke belakang dan ke depan membentuk angka delapan.
- Ngeseh agem kanan gerakan luk ngelimat kea gem kiri bergantian di ulang tiga kali.
- Ngumbang berjalan mundur dan maju, ngeseh tanjek ngandang nyakup bawa.[2]
Referensi
- ^ a b "Mengenal Tari Margapati | budipramana". budipramana | Blog (dalam bahasa Inggris). 2018-03-06. Diakses tanggal 2025-10-26.
- ^ Sustiawati M.Pd, Dr. Ni Luh (2009). Pendidikan Seni Tari Bali (PDF). Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.