Tata lampu
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Januari 2023) |
Dalam sebuah drama, lampu perlu ditempatkan dengan benar dan tidak hanya berfungsi sebagai lampu, tetapi juga memiliki banyak fungsi lainnya. Lampu warna memiliki tujuan tertentu dalam hal peredupan, merah, hijau, dan lain-lain, tergantung pada panggung artistik. Oleh karena itu, penata cahaya diharapkan untuk mengikuti pelatihan pemain.
Tujuan Tata Lampu
Pencahayaan lampu dapat memiliki efek psikologis, tetapi juga dapat digunakan untuk menunjukkan ilustrasi (dekorasi) dan waktu panggung (pagi, sore) dan suasana. Tujuan pencahayaan dapat dijelaskan dengan jelas sebagai berikut.[1]
- Deskripsi panggung dan aktor. Fitur ini membuat panggung dan semua isinya terlihat jelas oleh penonton. Pencahayaan juga bisa berarti penyinaran. Artinya, bagian yang disorot akan disorot sesuai dengan tuntutan dramatis dari pekerjaan, sehingga lebih mudah dilihat.
- Memberikan efek waktu yang alami, seperti jam, musim, cuaca, dan suasana.
- Membantu melukis pemandangan dengan menambahkan nilai warna untuk menciptakan efek cahaya dan bayangan.
- Melambangkan maksud dengan menguatkan semangat tokoh. Dalam hal ini, efek pewarnaan sangat penting.
- Pencahayaan juga dapat mengekspresikan suasana dan suasana karya, serta gaya dan tema karya.
- Sistem pencahayaan juga bisa memberikan variasi agar pemandangan tidak menjadi statis. Dapat membuat efek tiga dimensi dengan cahaya, atau membuat berbagai komposisi di atas panggung.
Lampu yang digunakan harus berwarna-warni untuk memberikan efek psikologis dan keserbagunaan.[2] Selain itu, perlu diatur tingkat ketajaman cahaya (tegangan). Penata lampu perlu membuat alat peranti cahaya sesederhana dan sepraktis mungkin, dan juga perlu memberikan detail lighting plan (rencana tata cahaya) untuk lakon yang sudah disiapkan. Sakelar untuk setiap warna dan jenis lampu ditandai secara khusus dan ditempatkan dengan benar. Dalam teater arena dan teater kontemporer, peran lampu ini sangat penting dan dimaksudkan untuk menggantikan dekorasi.
Referensi
- ^ RACHMAWATI, Zulvana (2018-07-12). "Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Drama Cici Meni Untuk Siswa Sekolah Menengah Pertama" (dalam bahasa Inggris). Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
- ^ "Pengaruh Cahaya Lampu Terhadap Peforma Atlet Bolavoli Uniba Cup II Se-Karesidenan Besuki". SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga (dalam bahasa Inggris). 2 (1): 120–125. 2021-04-09. doi:10.46838/spr.v2i1.98. ISSN 2745-4231.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.