Teddy Oetomo

Teddy Oetomo adalah seorang analis di pasar modal dan manajemen aset Indonesia yang menjabat sebagai Presiden Bukalapak sejak 20 Juli 2020.[1] Ia bergabung dengan Bukalapak pada Juli 2018.[2] Awalnya, ia menjabat sebagai Chief Strategy Officer (CEO) selama dua tahun.sebelum menjadi Presiden menggantikan Muhammad Fajrin Rasyid yang mengundurkan diri.[3][4]

Teddy memperoleh gelar sarjana hingga Ph.D di bidang ekonomi dari University of Sydney. Sebelum berkarier di Bukalapak, ia malang melintang berkipah sebagai analis pasar modal dan manajemen aset. Ia mengawali kariernya pada 2002 di perusahaan layanan keuangan Capital Markets CRC LimitedCapital yang berbasis di Sydney. Pada saat yang sama, ia juga mengajar sebagai dosen di almamaternya, University of Sydney.[5]

Sejak Januari 2006, ia pindah bekerja di perusahaan jasa keuangan global Credit Suisse. Ia berkiprah selama delapan tahun di perusahaan tersebut dengan jabatan terakhir sebagai Head of Equity Research for Indonesia pada 2014. Setelah itu, ia mengambil cuti satu tahun dari karier keuangannya karena memilih untuk membantu bisnis keluarganya, sebelum bergabung dengan perusahaan manajemen aset Schroders dengan jabatan Head of Intermediary Business sejak 2015 hingga 2018.[6]

Selama tiga tahun bekerja di Bukalapak, Teddy Oetomo menjadi bagian dari berbagai tonggak sejarah dalam perjalanan perusahaan, terutama pencatatan saham di BEI dengan IPO terbesar sepanjang sejarah pasar modal Indonesia. Ia membawa Bukalapak terhubung dengan calon investor potensial lewat pengamalannya dalam dunia pasar modal.[6]

Referensi

  1. ^ Saumi, Annisa Kurniasari (2022-08-22). "Teddy Oetomo Punya Jabatan Baru di Bukalapak BUKA". Bisnis.com. Diakses tanggal 2024-03-31.
  2. ^ "Tech in Asia - Connecting Asia's startup ecosystem". www.techinasia.com (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2024-03-31.
  3. ^ Utama, Lazuardhi (2020-07-21). "Jabatan Presiden Bukalapak Tidak Kosong Lagi". www.viva.co.id. Diakses tanggal 2024-03-31.
  4. ^ "Berbincang dengan Teddy Oetomo soal Visi Bukalapak untuk Industri Kreatif Indonesia". Hypebeast. 2021-08-06. Diakses tanggal 2024-03-31.
  5. ^ "Teddy Oetomo tentang Posisi CSO, Strategi M&A, dan Potensi IPO Bukalapak | DailySocial.id". dailysocial.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-03-31.
  6. ^ a b "Tech in Asia - Connecting Asia's startup ecosystem". www.techinasia.com (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2024-03-31.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya