Teh gelas
| Jenis | Teh siap minum |
|---|---|
| Produsen | PT CS2 Pola Sehat |
| Diperkenalkan | 2007 |
Teh Gelas adalah merek minuman teh siap minum asal Indonesia yang diproduksi oleh PT CS2 Pola Sehat, anak perusahaan dari Orang Tua. Produk ini diluncurkan pertama kali pada tahun 2007 dan dipasarkan dalam berbagai pilihan kemasan untuk pasar domestik Indonesia.
Sejarah
Teh Gelas mulai dipasarkan pada tahun 2007, menandai masuknya Orang Tua ke segmen teh siap minum. Pada tahap awal peluncurannya, produk ini tersedia dalam kemasan gelas plastik.
Pada periode 2013–2014, Teh Gelas memperluas portofolio produknya dengan menghadirkan kemasan botol polyethylene terephthalate (PET) serta kemasan karton untuk menjangkau segmen konsumen yang lebih luas.[1]
Pada tahun 2025, Teh Gelas memasuki tahun ke-18 operasionalnya dan dilaporkan sebagai salah satu merek dengan tingkat pengenalan tinggi di pasar teh siap minum Indonesia.[2]
Produk
Teh Gelas diproduksi menggunakan bahan dasar seduhan daun teh. Proses produksinya dilakukan dengan sistem pengolahan aseptik untuk menjaga mutu dan higienitas produk.[3]
Produk ini tersedia dalam beberapa format kemasan, antara lain kemasan gelas plastik (cup), cup berukuran besar, serta botol PET. Selain varian teh orisinal, Teh Gelas juga memiliki sejumlah varian rasa seperti teh hijau dan varian rasa buah.
Pemasaran dan aktivitas merek
Dalam kegiatan pemasarannya, Teh Gelas menggunakan pendekatan komunikasi merek yang melibatkan figur publik sebagai bagian dari strategi promosi.[4]
Pada tahun 2025, Teh Gelas meluncurkan kampanye pemasaran bertajuk “Asli Mendadak Sultan” dalam rangka memperingati 18 tahun kehadirannya di Indonesia.[5]
Selain kegiatan promosi, merek ini juga pernah terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan luar ruang, seperti acara lari yang digelar di Makassar pada 2019.[6]
Lingkungan
Sebagai bagian dari inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan, Teh Gelas mengembangkan pemanfaatan limbah produksi berupa ampas daun teh. Limbah tersebut diolah menjadi produk turunan seperti kertas seni dan tatakan gelas.
Media melaporkan bahwa tatakan gelas hasil pengolahan tersebut mengandung hingga sekitar 90 persen material ampas daun teh bekas produksi.[7]
Referensi
- ^ "Teh Gelas Kini Hadir juga dalam Kemasan Botol". Liputan6.com. 19 Juni 2014.
- ^ "Teh Gelas: 18 Tahun Mengukuhkan Diri di Pasar RTD Tea Indonesia". SWA. 3 Maret 2025.
- ^ "Teh Gelas". OT Group. Diakses tanggal 28 November 2025.
- ^ "Kolaborasi Teh Gelas dan Figur Publik dalam Kampanye Merek". Marketing.co.id.
- ^ "Merayakan 18 Tahun, Teh Gelas Hadirkan Program 'Asli Mendadak Sultan'". Marketing.co.id. 2 Maret 2025.
- ^ "Teh Gelas Fajar Run 2019". Teh Gelas.
- ^ "Lestarikan Lingkungan, Teh Gelas Kreasikan Ampas Daun Teh". RM.id. 27 Februari 2025.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.