Teh mint Maghreb

Teh mint Maghrebi (Arab Maghrebi: أتاي, atay;[1] Arab: الشاي بالنعناع, romanized: aš-šhāy bin-na'nā'[2]) atau dikenal juga sebagai teh mint Maroko,[3][4] teh mint Tunisia, maupun teh mint Aljazair,[5][6][7] adalah minuman khas Afrika Utara yang dibuat dari campuran teh mesiu, daun mint, dan gula. Teh ini merupakan tradisi khas wilayah Maghreb Raya, meliputi negara-negara di barat laut Afrika seperti Maroko, Aljazair,[8][9][10] Tunisia, Libya, dan Mauritania. Konsumsinya telah menyebar luas ke berbagai daerah, termasuk Afrika Utara, sebagian wilayah Sahel, Prancis, Spanyol, dunia Arab, dan Timur Tengah.
Teh mint memiliki peran sentral dalam kehidupan sosial masyarakat Maghreb[11] dan sangat populer di kalangan suku Tuareg di Aljazair, Libya, Niger, dan Mali.[12] Penyajiannya sering kali bersifat seremonial, terutama ketika disuguhkan kepada tamu. Secara tradisional, teh ini disiapkan oleh kepala keluarga laki-laki sebagai simbol keramahan, dan biasanya disajikan dalam tiga gelas berturut-turut.[13] Teh mint diminum sepanjang hari sebagai bagian dari aktivitas sosial.[11][14][15]
Jenis mint yang umum digunakan dalam teh mint Maghrebi adalah na'na' (نعناع), yaitu spearmint lokal yang memiliki aroma lembut namun tajam. Namun, beberapa varietas atau hibrida lain seperti yerba buena terkadang digunakan sebagai pengganti. Di Maroko, teh mint kadang diberi tambahan aroma dari bunga jeruk, rempah, atau bunga-bungaan lainnya. Pada musim dingin, teh ini kerap diperkaya dengan herba penghangat seperti marjoram, sage, verbena, dan wormwood.[11]
Etimologi
Di Mauritania, Maroko, dan Aljazair, istilah yang digunakan untuk menyebut teh adalah tay, atay, atau latay, sedangkan di Tunisia disebut et-tey.[16] Istilah-istilah ini berbeda dari kata Arab umum untuk teh, yaitu syai (شاي). Menurut ahli bahasa Van Driem, bentuk it-tay berasal dari bahasa Belanda thee.[17]
Sejarah
Teh mesiu diperkenalkan ke Afrika Utara oleh bangsa Britania pada abad ke-18 dan ke-19 melalui Maroko dan Aljazair.[18] Menurut sejarawan kuliner Helen Saberi, kebiasaan meminum teh hijau yang diseduh dengan daun mint menyebar dari Maroko ke Aljazair, Tunisia, Libya, Mesir, serta ke suku-suku nomaden Berber dan Tuareg di wilayah Sahara.[19] Gula dan teh dibawa dari Eropa menuju pelabuhan Essaouira, tempat para pedagang Yahudi yang mulai bermigrasi ke kota-kota pesisir pada abad ke-19 mengelola distribusinya ke pedalaman Maroko.[20] Penjelajah James Richardson mencatat deskripsi tentang upacara minum teh Maroko pada tahun 1840-an, dan menyebutkan bahwa selama perjalanannya teh diminum secara luas dan sepanjang hari.[14]
Referensi
- ^ Cornwell, Graham Hough (2018). Sweetening the Pot: A History of Tea and Sugar in Morocco, 1850-1960 (PhD thesis). Georgetown University. hdl:10822/1051972.
- ^ هي, مجلة (2020-02-24). "ما هي فوائد الشاي المغربي". مجلة هي (dalam bahasa Arab). Diakses tanggal 2020-03-17.
- ^ Deubel, Tara F.; Youngstedt, Scott M.; Tissières, Hélène (2016-10-22). Saharan Crossroads: Exploring Historical, Cultural, and Artistic Linkages. hlm. 185.
- ^ "The Art of Moroccan Mint Tea and How to Brew It". Organic Authority. Diakses tanggal 2016-10-21.
- ^ Food, Cuisine, and Cultural Competency for Culinary, Hospitality, and Nutrition Professionals. Jones & Bartlett Learning, 2011.
- ^ Ethnic American Food Today: A Cultural Encyclopedia. Rowman & Littlefield Publishers, 2015.
- ^ Snodgrass, Mary Ellen. World Food: An Encyclopedia of History, Culture and Social Influence from Hunter Gatherers to the Age of Globalization. Taylor & Francis, 2012.
- ^ Bouayed, Fatima-Zohra (1970). "La cuisine algérienne". www.abebooks.com. Diakses tanggal 2022-02-01.
- ^ Finn, Rachel (2007-05-01). "Gâteaux Algériens: A Love Affair". Gastronomica. 7 (2): 78–82. doi:10.1525/gfc.2007.7.2.78. ISSN 1529-3262.
- ^ BENAYOUN, JOËLLE ALLOUCHE (1983). "Les pratiques culinaires: lieux de mémoire, facteur d'identité". La Rassegna Mensile di Israel. 49 (9/12): 629. ISSN 0033-9792. JSTOR 41285309.
- ^ a b c "Tea in Morocco: 'It's in the blood'" (dalam bahasa American English). 2014-10-21. Diakses tanggal 2019-06-09.
- ^ Bernus, Edmond (1978). "Les Touaregs: Pasteurs et guerriers des sables" (PDF). Berger-Levrault S.A.
- ^ "Authentic Moroccan Mint Tea Recipe (from my Mother Cookbook)". Moroccan Zest (dalam bahasa American English). 2018-05-29. Diakses tanggal 2018-09-19.
- ^ a b Richardson, James (1860). Travels in Morocco. Charles J. Skeet.
- ^ Wharton, Edith (1920). In Morocco. Oxford: JB. ISBN 1515420566. Pemeliharaan CS1: Lokasi penerbit (link)
- ^ ʻArabiyya. Indiana University. 1975. hlm. 580.
- ^ Van Driem, George (2019). The Tale of Tea: A Comprehensive History of Tea from Prehistoric Times to the Present Day (dalam bahasa English). Brill. hlm. 460. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
- ^ Ken Albala (2011). Food Cultures of the World Encyclopedia. ABC-CLIO. hlm. 235. ISBN 978-0-313-37626-9.
- ^ Saberi, Helen (2010-10-15). Tea: A Global History. Reaktion Books. ISBN 978-1-86189-892-0.
- ^ Gottreich, Emily Benichou (2020-02-20). Jewish Morocco: A History from Pre-Islamic to Postcolonial Times. Bloomsbury Publishing. ISBN 978-1-83860-362-5.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.