Tuberkulum genital

Tuberkulum genital
Tahap-tahap perkembangan organ kelamin luar pada pria dan wanita.
Rincian
PendahuluSomatopleura[1]
Bentuk lanjutanKlitoris atau penis
SistemSistem reproduksi
Pengidentifikasi
Bahasa Latintuberculum phallicum; tuberculum genitale
TEgenital_by_E5.7.4.0.1.0.1 E5.7.4.0.1.0.1
Daftar istilah anatomi

Tuberkulum genital, tuberkulum falus, struktur klitorofalus,[2] atau cukup disebut falus, adalah massa jaringan yang terbentuk dalam perkembangan sistem reproduksi amniota.[3] Struktur ini terbentuk di daerah ventral dan kaudal pada embrio mamalia dari kedua jenis kelamin, hingga akhirnya berkembang menjadi falus primordial. Pada janin manusia, tuberkulum genital berkembang sekitar minggu keempat gestasi, dan pada minggu kesembilan, sudah tampak jelas berkembang menjadi klitoris atau penis. Struktur ini tidak boleh dikelirukan dengan tuberkulum sinus, yang merupakan proliferasi endoderm yang diinduksi oleh saluran paramesonefrik. Bahkan setelah falus berkembang (baik sebagai batang penis maupun batang klitoris),[4] istilah tuberkulum genital tetap digunakan, tetapi hanya merujuk pada bagian ujung terminalnya,[5] yang berkembang menjadi glans penis atau glans klitoridis.

Dalam perkembangan janin laki-laki, kedua sisi tuberkulum saling mendekat secara ventral membentuk tabung berongga yang melapisi uretra laki-laki. Kedua sayap glans menyatu di garis tengah membentuk septum glandis.[6] Pada janin perempuan, tuberkulum menempel pada lipatan vestibulum yang tetap terpisah, membentuk labia minora dan vestibulum vagina di antaranya.[7] Tuberkulum genital peka terhadap dihidrotestosteron dan kaya akan 5-alfa-reduktase, sehingga jumlah testosteron janin yang ada setelah bulan kedua menjadi penentu utama ukuran falus saat lahir.

Lihat pula

Referensi

  1. ^ Netter, Frank H.; Cochard, Larry R. (2002). Netter's Atlas of human embryology. Teterboro, N.J: Icon Learning Systems. hlm. 159. ISBN 0-914168-99-1.
  2. ^ Skinner, Michael K. (2018). Encyclopedia of Reproduction: Volume 1. Elsevier Science. hlm. 445. ISBN 978-0-12815-145-7.
  3. ^ Prum, Richard O. (2023). Performance All the Way Down: Genes, Development, and Sexual Difference. University of Chicago Press. hlm. 219. ISBN 978-0-22682-978-4.
  4. ^ Netter, Frank (2022). Netter Atlas of Human Anatomy: Classic Regional Approach - Ebook. Elsevier Health Sciences. hlm. 194. ISBN 978-0-32379-375-9. Diakses tanggal October 9, 2023.
  5. ^ "Urogenital Development - External Genitalia 24 of 28". Units of Embryo Images. UNC School of Medicine. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Apr 11, 2011.
  6. ^ Joseph, Diya B.; Vezina, Chad M. (2018), "Male Reproductive Tract: Development Overview", Encyclopedia of Reproduction (dalam bahasa Inggris), Elsevier, hlm. 248–255, doi:10.1016/B978-0-12-801238-3.64366-0, ISBN 9780128151457, diakses tanggal 2023-01-04
  7. ^ Baskin, Laurence; Shen, Joel; Sinclair, Adriane; Cao, Mei; Liu, Xin; Liu, Ge; Isaacson, Dylan; Overland, Maya; Li, Yi; Cunha, Gerald R. (2018). "Development of the human penis and clitoris". Differentiation; Research in Biological Diversity. 103: 74–85. doi:10.1016/j.diff.2018.08.001. ISSN 1432-0436. PMC 6234061. PMID 30249413.

Pranala luar

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya