Tukang kayu

Tukang kayu di sebuah desa di India

Tukang kayu adalah perajin terampil yang membuat atau memperbaiki struktur kayu.[1] Tukang kayu memiliki keterampilan mengolah material kayu untuk membuat elemen rumah (pintu, jendela, dan lain-lain.) membangun rumah, struktur sosial, juga perlengkapan gedung, atau membuat kerangka awal jembatan dan jalan.[2] Termasuk di dalamnya adalah tukang yang terampil membuat furnitur, seperti meja, kursi, lemari, dan perabot pengisi rumah lain dengan bahan baku kayu.

Tukang kayu dalam dunia konstruksi biasanya bekerja di bawah mandor (pengawas kerja) dalam mengerjakan berbagai pekerjaan kayu, seperti pembuatan bekisting, kusen, rangka plafon, plafon kayu, dan lain-lain. Pada pekerjaan-pekerjaan skala besar, mereka biasanya berurusan dengan proyek , dimulai dari pekerjaan, persiapan, hingga penyelesaian.

Peralatan kerja tukang kayu, antara lain gergaji kayu, palu, alat serut kayu, alat pahat, bor, meteran, dan pengukur sudut. Tukang kayu selalu menambahkan sesuatu pada peralatan mereka dan selalu belajar bagaimana menggunakan alat, bahan, dan cara kerja baru. Selain memahami bahan (berbagai jenis kayu) dan menguasai peralatan, tukang kayu dengan standar tertentu perlu memiliki kecermatan atas ketepatan dan kemampuan membaca cetak biru.[2]

Tukang kayu menjadi salah satu pekerjaan yang banyak dipakai di Indonesia. Banyak tukang kayu memilih untuk fokus pada satu bidang saja. Sebagian lainnya fokus pada pembuatan benda-benda yang tampak sederhana dan struktural, seperti kusen untuk jendela atau peti kayu untuk pengapalan. Tukang kayu akhir akan fokus pada benda-benda yang mendetail dan artistik, seperti mebel dan mainan.

Kelebihan dan Kekurangan Bahan Kayu

Kayu merupakan bahan utama yang digunakan dalam pembuatan sebuah bangunan. Kayu sebagai material alami yang berasal dari hutan. Adapun kelebihan dan kekurangan dari penggunaan bahan kayu, yaitu: [3]

Kelebihan:

  1. Terdapat beragam pilihan bentuk dan jenis kayu
  2. Tampilan kayu yang terlihat alami dan natural
  3. Material kayu memiliki sturktur yang kokoh dan kuat (jati, kaper, dan ulin)
  4. Kayu bisa menjadi fleksibel untuk dipakai sesuai keperluan (bentuk lurus, melengkung dan dapat menahan panas atau dingin dari luar ruangan

Kekurangan:

  1. Sulit untuk mendapatkan kayu dengan kualitas baik
  2. Kayu mudah dimakan rayap jika tidak dilakukan perawatan secara berkala
  3. Lebih mahal dibandingkan bahan bangunan atau interior lainnya. [4]

Referensi

  1. ^ http://www.dictionary.com/browse/carpenter
  2. ^ a b Rogak, Lisa (2006). 100 Bisnis Pilihan Terbaik. Jakarta: Elex Media Komputindo. hlm. 23. ISBN 979-20-8718-4.
  3. ^ Tedja, Michael; Sidauruk, Irfan Balindo; Rahmadyansah, Ricky (2015-06-01). "Perbandingan Pekerjaan Kusen dan Pintu Bahan Kayu dengan Bahan Alumunium". ComTech: Computer, Mathematics and Engineering Applications (dalam bahasa Inggris). 6 (2): 301–308. doi:10.21512/comtech.v6i2.2274. ISSN 2476-907X.
  4. ^ Yupa, Eka Saputra; Agyms, Three Aprili; Fernando, Very Eka; Sidabutar, Yuanita FD; Suciati, Herlina (2024-09-11). "Analisis Penggunaan Kayu sebagai Bahan Konstruksi dalam Pembangunan: Studi Kasus dan Observasi Lapangan". Zona Sipil: Program Studi Teknik Sipil Universitas Batam (dalam bahasa Inggris). 14 (1). doi:10.37776/zs.v14i1.1471. ISSN 2721-5865.

Lihat pula

Pranala luar


Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya