Turbulensi

Dalam dinamika fluida, turbulensi atau aliran golakan adalah gerakan fluida yang ditandai dengan perubahan kekacauan dalam tekanan dan kecepatan aliran. Hal ini berbeda dengan aliran laminar, yang terjadi ketika fluida mengalir dalam lapisan sejajar, tanpa gangguan di antara lapisan-lapisan itu.[1]

Turbulensi umumnya diamati dalam fenomena sehari-hari seperti ombak pecah, sungai yang mengalir cepat, mengepul awan badai, atau asap dari cerobong asap, dan sebagian besar aliran fluida yang terjadi di alam atau dibuat dalam penerapan teknik bersifat turbulen.[2][3] Turbulensi disebabkan oleh energi kinetik yang berlebihan di bagian aliran fluida, yang mengatasi efek redaman dari kekentalan fluida. Untuk alasan ini turbulensi umumnya diwujudkan dalam cairan dengan kekentalan rendah. Secara umum, dalam aliran turbulen, vorteks goyah muncul dari banyak ukuran yang berinteraksi satu sama lain, yang mengakibatkan gaya hambat karena efek gesekan meningkat. Hal ini meningkatkan energi yang dibutuhkan untuk memompa cairan melalui pipa. Turbulensi dapat dieksploitasi, misalnya, oleh perangkat seperti spoiler aerodinamis pada pesawat yang "merusak" aliran laminar untuk meningkatkan drag dan mengurangi pengangkatan.

Permulaan golakan dapat diprakira oleh bilangan Reynolds yang tidak berdimensi, rasio energi kinetik terhadap redaman kental dalam aliran fluida. Namun, golakan telah lama menolak analisis fisik terperinci, dan interaksi dalam golakan menciptakan fenomena yang sangat kompleks. Richard Feynman menggambarkan golakan sebagai masalah paling penting yang belum terpecahkan dalam fisika klasik.[4]

Lihat pula

Referensi

  1. ^ Batchelor, G. (2000). Introduction to Fluid Mechanics.
  2. ^ Ting, F. C. K.; Kirby, J. T. (1996). "Dynamics of surf-zone turbulence in a spilling breaker". Coastal Engineering. 27 (3–4): 131–160. doi:10.1016/0378-3839(95)00037-2.
  3. ^ Tennekes, H.; Lumley, J. L. (1972). A First Course in Turbulence. MIT Press.
  4. ^ Eames, I.; Flor, J. B. (January 17, 2011). "New developments in understanding interfacial processes in turbulent flows". Philosophical Transactions of the Royal Society A. 369 (1937): 702–705. Bibcode:2011RSPTA.369..702E. doi:10.1098/rsta.2010.0332. PMID 21242127.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya