Tuslob buwa

Tuslob buwa
Penyajian tuslob buwa di restoran modern
SajianCamilan, hidangan utama
Tempat asalFilipina
DaerahKota Cebu
Suhu penyajianSuhu panas atau suhu ruangan
Bahan utamaotak babi, saus kedelai
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Tuslob buwa atau dalam bahasa Indonesia artinya 'celup dalam gelembung' adalah makanan jalanan Cebuano yang berasal dari kelurahan Pasil dan Suba di Kota Cebu, Filipina. Makan ini terbuat dari bahan campuran otak babi, hati babi, dan kaldu babi.[1]

Sejarah

Tuslob buwa pertama diyakini telah dikonsumsi sejak sekitar tahun 1950-an dan dilakukan selama proses memasak sinudlan (sosis daging babi cincang), di mana para penikmat makanan akan mengumpulkan busa yang terbentuk di minyak goreng menggunakan pusô (nasi yang dimasak dalam daun kelapa).[2]

Variasi kedua menjadi populer pada tahun 1960-an yang menggunakan jeroan babi. Setelah dibersihkan, jeroan tersebut dibumbui dengan garam, bawang putih, merica hitam, dan daun salam. Jeroan kemudian direbus sebagai persiapan untuk memasak adobo; kaldu yang dihasilkan dari proses perebusan ini disisihkan dan digunakan untuk tuslob buwa. Pada akhir tahun 1960-an, saus humba juga menjadi varian populer dari tuslob buwa.

Resep modern menjadi populer sekitar tahun 1970-an dan terdiri dari otak babi yang ditumis dengan minyak, bawang, bawang putih, kecap, dan kaldu babi yang disebutkan sebelumnya. Sekitar tahun 2014, hidangan ini menjadi lebih mudah ditemukan dengan varian yang mulai disajikan di kota-kota terdekat seperti Lapu-Lapu dan Mandaue. Sekitar waktu yang sama, hidangan ini mulai disajikan dan ditampilkan di restoran.[3]

Pada tahun 2020, sebuah restoran di Kota Cebu, Azul, membuat kontroversi karena mendaftarkan nama “tuslob buwa” sebagai merek dagang di Kantor Kekayaan Intelektual Filipina. Warga dari wilayah Pasil dan Suba mengkritik dan mempertanyakan kelayakan pendaftaran merek dagang tersebut.[4]

Cara penyajian

Bahan-bahan dimasak dalam wajan dan direbus hingga campuran menjadi kental dan menghasilkan gelembung. Hidangan ini disajikan dengan pusô atau ketupat yang para penikmat makanan celupkan ke dalam tuslob buwa yang telah disiapkan. Hidangan ini secara tradisional disiapkan sebagai makanan komunal; penjual makanan jalanan akan memasak tuslob buwa dalam satu wajan di mana beberapa orang dapat berbagi, dan para penikmat makanan akan membayar berdasarkan jumlah pusô yang mereka ambil.[5]

Dalam budaya populer

Barangay Suba di Kota Cebu pertama kali mengadakan Festival Tuslob Buwa pada 9 Januari 2015 dan sejak itu dirayakan setiap tahun pada bulan Januari selama perayaan Santo Niño. Pada tahun 2024, Barangay Pasil di Kota Cebu juga meluncurkan lagu tema resmi pertama Festival Tuslob Buwa. Tuslob buwa ditampilkan dalam serial TV Netflix, Street Food di Cebu, Filipina.[4][6]

Referensi

  1. ^ Lago, Amanda (2022-04-06). "What is tuslob buwa, the Cebuano street food you can't get anywhere else?". RAPPLER (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-01-13.
  2. ^ Romeo Toring, Jr (2021-01-01). "Tuslob Buwâ: From Poor Man's Meal to 'Cebuano' Exotic Hotpot Dish". Aghamtao.
  3. ^ rgabuya (2020-03-06). "Rama: 'Tuslob Buwa' is a celebration of Pasil and Suba". Cebu Daily News (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-01-13.
  4. ^ a b "Village execs to sue resto over 'Tuslob Buwa' trademark | Philippine News Agency". www.pna.gov.ph (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-01-13.
  5. ^ ryanl (2019-05-04). "A taste of Cebu's street food". Lifestyle.INQ (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-01-13.
  6. ^ "This New Netflix Show Proves Cebu's Food Scene Isn't All Lechon". SPOT.PH (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-01-13.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya