Ular serasah

Ular serasah
Sibynophis geminatus Suntingan nilai di Wikidata

Suntingan nilai di Wikidata
Status konservasi
Risiko rendah
IUCN184068 Suntingan nilai di Wikidata
Taksonomi
SuperkerajaanHolozoa
KerajaanAnimalia
FilumChordata
KelasReptilia
OrdoSquamata
FamiliColubridae
GenusSibynophis
SpesiesSibynophis geminatus Suntingan nilai di Wikidata
Boie, 1826

Ular serasah (Sibynophis geminatus) adalah spesies kolubrid yang endemik di Asia Tenggara.

Morfologi

Ular serasah, spesimen dari Dramaga, Bogor

Panjang tubuh ular serasah mencapai 50 cm, tetapi pernah ditemukan spesimen dengan panjang melebihi 60 cm. Kepalanya berwarna cokelat muda dengan pola menyerupai kalung berwarna jingga pada leher atasnya (leher belakang). Tubuh bagian atas berwarna dasar cokelat tua, dengan sepasang jalur pita berwarna jingga kekuningan yang membentang di sepanjang punggungnya. Masing-masing pita tersebut diapit oleh sepasang garis kecil dan putus-putus berwarna hitam. Bagian bawah tubuhnya berwarna keputihan dengan leher bawah (leher depan) berwarna kekuningan.[butuh rujukan]

Sisik dorsal (punggung) tersusun sebanyak 17 deret. Sisik ventral (tubuh bagian bawah) antara 144–180, dengan sisik subkaudal berkisar antara 73–96 pasang dan sisik anal berbelah. Sisik bibir atas (supralabial) berjumlah 8 pasang dan sebagian berada di tepian mata.[butuh rujukan]

Penyebaran dan ekologi

Ular serasah tersebar di Thailand, Malaysia, Indonesia (Sumatra, Nias, Kep. Mentawai, Kep. Riau, Bangka-Belitung, Jawa, Bali, dan Lombok), dan Filipina (Kep. Sulu).[butuh rujukan]

Informasi tentang ular ini sangat minim. Sesuai dengan namanya, ular ini diketahui berkeliaran di antara rerumputan atau serasah di daerah yang rimbun atau berbatu. Makanan utamanya diketahui adalah jenis-jenis kadal kecil.[butuh rujukan]

Daftar pustaka

  • Boie, 1826 : Merkmale einiger japanischer Lurche. Isis von Oken, vol. 19, p. 203-216 (lihat teks).
  • David, P. and G. Vogel. 1996. The Snakes of Sumatra. An annotated checklist and key with natural history notes. Edition Chimaira. Frankfurt.
  • Stuebing, R.B. and R.F. Inger 1999. A Field guide to The Snakes of Borneo. Natural History Publ. (Borneo). Kota Kinabalu.
  • Sibynophis geminatus di Reptarium.cz Reptile Database

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya