Won Gwang


Won Gwang
Hangul
원광
Hanja
圓光
Alih AksaraWon Gwang
McCune–ReischauerWŏn Kwang


Won Gwang (541~630?) [1], juga dikenal sebagai Won Gwang Beop Sa (圓光法士) yang berarti "Won Gwang Guru Hukum", merupakan nama dari biarawan Buddha yang terkenal, sarjana dan guru kerajaan Silla selama pemerintahan Raja Jinpyeong.

Namanya adalah Seoul (서울 hanja: 薛) atau Bak (박 hanja: 朴). Seperti sejumlah biarawan Buddha Korea dan Jepang pada abad ke-6 dan ke-8, Won Gwang pergi ke Cina untuk mendalami teks sakral Buddhisme. Pada tahun 589 Wongwang pergi ke Sui Cina, dimana selama 11 tahun ia diajari teks utama baik Buddhisme Hinayana dan Mahayana.

Won Gwang kembali ke Silla pada tahun 600 dan mengumumkan resmi bentuk Mahayana Buddhisme. Metodenya adalah untuk mengajarkan kepercayaan kepada rakyat biasa bebas dari kompleks jargon dan menggunakan kata-kata umum.[2]

Won Gwang paling dikenal dengan "Lima Perintah untuk Hidup Sekuler" (Sae Sok O-Gye 世俗五戒), yang kemudian diatribusikan sebagai etos pembimbing untuk Hwarang. Lima perintah tersebut berfungsi sebagai tonggak penunjuk moral untuk penganut Buddhisme. Mereka adalah fusi menarik kepercayaan Buddha dan rasa patriotisme yang kuat yang menandai Buddhisme Silla. Bagi Won Gwang, melihat Silla sebagai tanah Buddha yang sejati dan dibawah ancaman konstan dari kerajaan-kerajaan tetangganya Baekje dan Goguryeo, pertahanan wilayah itu dan kesalehan beragama Buddha sama sekali tidak bertentangan. Lima asas tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Kesetiaan pada satu pemimpin (事君以忠; 임금은 충성으로써 섬겨야 한다)
  2. Mengabdi pada satu orang tua (事親以孝; 어버이를 효도로써 섬겨야 한다)
  3. Kepercayaan di antara teman (交友以信; 벗은 믿음으로써 사귀어야 한다)
  4. Pantang mundur di dalam pertempuran (臨戰無退; 전쟁에 임하여 물러나지 아니하여야 한다)
  5. Selektif dalam pengambilan hidup (殺生有擇; 함부로 살생을 하지 말아야 한다)

Tanggal yang tepat dari kehidupan Won Gwang tidak diketahui.

Biografi Won Gwang muncul pada abad ke-13 Haedong Goseungjeon.

Referensi

  1. ^ 네이버 백과사전
  2. ^ Chae, Taeg-su, "The United Silla Period: the Golden Age of Buddhism." In The History and Culture of Buddhism in Korea (Seoul:Dongguk University Press, 1993), p. 81.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya