Yekatit 12

Yekatit 12 adalah tanggal dalam kalender Etiopia yang sama dengan tanggal 19 Februari dalam kalender Gregorius, tetapi istilah ini sering kali digunakan untuk menyebut pembantaian dan pemenjaraan orang-orang Etiopia oleh pasukan pendudukan Italia setelah upaya pembunuhan Rodolfo Graziani, Marchese di Neghelli di kota Addis Ababa pada tanggal 19 Februari 1937. Rodolfo sediri adalah orang yang telah memimpin pasukan Italia selama Perang Italia-Etiopia Kedua dan kemudian diangkat sebagai Gubernur Tertinggi di Afrika Timur Italia.

Peristiwa ini merupakan salah satu kejahatan terburuk yang pernah dilakukan oleh pasukan pendudukan Italia dan telah dideskripsikan sebagai pembantaian terburuk dalam sejarah Etiopia.[1] Terdapat beberapa perkiraan jumlah korban yang tewas tiga hari setelah upaya pembunuhan. Sumber-sumber Etiopia memperkirakan jumlah orang yang dibunuh oleh Italia dapat mencapai 30.000 orang, sementara sumber-sumber Italia mengklaim bahwa hanya ratusan yang tewas. Hasil penelitian sejarah yang diterbitkan pada tahun 2017 memperkirakan jumlah orang yang tewas mencapai 19.200 orang atau 20% penduduk kota Addis Ababa pada saat itu.[2] Dalam rentang waktu beberapa minggu sesudahnya, sejumlah orang Etiopia yang dicurigai atau dituduh melawan kekuasaan Italia ditangkap dan dihukum mati, termasuk anggota pergerakan Singa Hitam. Anggota-anggota golongan arsitokrat lainnya juga menjadi korban, dan sebagian besar dari 125 laki-laki muda yang dikirim oleh Kaisar Haile Selassie ke luar negeri untuk mengenyam pendidikan dan masih tinggal di Etopia juga tewas.[3] Banyak juga orang yang dipenjara, termasuk orang yang bekerjasama dengan Italia, seperti Ras Gebre Haywot (anak Ras Mikael dari Wollo), Brehane Markos, dan bahkan Ayale Gebre yang telah membantu Italia mengenali dua laki-laki yang mencoba membunuh Rodolfo.[4]

Catatan kaki

  1. ^ "Italy and the Addis Ababa massacre". The Economist. 20 July 2017. Diakses tanggal 21 July 2017.
  2. ^ Campbell 2017.
  3. ^ Edmund J. Keller, Revolutionary Ethiopia (Bloomington: Indiana University, 1988), hlm. 72f
  4. ^ Alberto Sbacchi, "Italy and the Treatment of the Ethiopian Aristocracy, 1937-1940", International Journal of African Historical Studies, 10 (1977), hlm. 215f


Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya