Yuni Wonda

Yuni Wonda
Bupati Puncak Jaya ke-4
Mulai menjabat
17 Juni 2025
PresidenPrabowo Subianto
GubernurMeki Fritz Nawipa
WakilMus Kogoya
Sebelum
Pendahulu
Yopi Murib (Pj.)
Pengganti
Petahana
Sebelum
Masa jabatan
7 Desember 2017 – 7 Desember 2022
PresidenJoko Widodo
GubernurLukas Enembe
WakilDeinas Geley
Sebelum
Pendahulu
Henok Ibo
Pengganti
Tumiran (Pj.)
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir
Yuni Wonda

22 Juni 1975 (umur 50)
Nabire, Irian Jaya
Partai politik  PDI-P
Anak2
AlmamaterSTIA LAN (2002)
Uncen (2009; 2021)
PekerjaanPegawai Negeri Sipil
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Yuni Wonda (lahir 22 Juni 1975), adalah seorang birokrat dan politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang menjabat sebagai Bupati Puncak Jaya masa jabatan 2017—2022[1] dan 2025—2030. Ia menjabat untuk periode kedua sejak 17 Juni 2025 setelah dilantik Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire.[2] Sebelumnya, Yuni pernah menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Puncak Jaya.

Pada Pilbup Puncak Jaya 2024, ia kembali mencalonkan diri sebagai Bupati Puncak Jaya masa jabatan 2025–2030 dengan menggandeng pensiunan Aparatur Sipil Negara, Mus Kogoya. Pasangan calon ini berhasil unggul dengan meraih 77.296 suara atau 54,02% dari total suara sah.[3]

Kehidupan pribadi

Yuni menikah dengan Ursula Waminop dan dikaruniai dua putra, yaitu Alexander Ronaldo Wonda dan Alexandro Ricardo Wonda. Istrinya bekerja sebagai pegawai negeri sipil. Ayahnya bernama Lenggen Wonda yang bekerja sebagai petani. Ibunya telah meninggal dunia bernama Tiurik Telenggen. Yuni memiliki tiga saudara kandung yang semuanya bekerja sebagai pegawai negeri sipil, yaitu Opius Wonda, Nokius Wonda, dan Yunius Wonda. Saudara kandungnya yang terakhir, Yunius Wonda, telah meninggal dunia.[1]

Riwayat pendidikan

Riwayat pekerjaan

Riwayat organisasi

Karier politik

Sebelum menjadi bupati, Yuni merupakan pegawai negeri sipil di Kabupaten Puncak Jaya. Terakhir ia menjabat sebagai Sekretaris Daerah sejak tahun 2012 hingga mengundurkan diri pada tahun 2016 dalam rangka mencalonkan diri sebagai bupati dalam Pilbup Puncak Jaya 2017. Sebelum itu, Yuni pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Sekretaris Dinas Pengelolaan Aset dan Keuangan Daerah (DPKAD).[1]
Yuni kemudian resmi mencalonkan diri sebagai bupati setelah diusung oleh 7 partai politik dalam Pilbup Puncak Jaya 2017. Partai politik yang mengusungnya adalah PDI Perjuangan,[5] Golkar, NasDem, Hanura, PKS,[6] Gerindra, dan PAN yang memiliki total 13 kursi di DPRD Kabupaten Puncak Jaya. Ia didampingi oleh Deinas Gelei yang berprofesi sebagai direktur BUMD di Provinsi Papua. Pasangan Yuni-Deinas kemudian mendapatkan nomor urut 3 dan menjadi satu-satunya pasangan calon nonpetahana. Hasil akhir Pilbup Puncak Jaya 2017 menunjukkan keunggulan pasangan Yuni-Deinas yang berhasil meraup 74.125 suara sah (43,25%) mengalahkan bupati petahana, Henok Ibo, dan wakil bupati petahana, Yustus Wonda, yang masing-masing mencalonkan diri sebagai bupati.[7] Yuni Wonda kemudian resmi dilantik sebagai Bupati Puncak Jaya keempat pada 7 Desember 2017 menggantikan Henok Ibo di Sasana Kaonak Kantor Bupati Puncak Jaya oleh Gubernur Papua, Lukas Enembe.[8]

Galeri

Lihat pula

Referensi

  1. ^ a b c "Paslon Yuni Wonda, S.Sos., S.IP., MM. - Deinas Geley, S.Sos., M.Si". Portal Pilkada 2017 KPU RI. Diakses tanggal 08-04-2021.
  2. ^ "Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, melantik Bupati dan Wakil Bupati terpilih Puncak Jaya, Dr. Yuni Wonda selaku Bupati dan Mus Kogoya Sebagai Wakil Bupati Periode 2025-2030". papuatengahprov.go.id. 17-06-2025. Diakses tanggal 05-09-2025.
  3. ^ Nasrun Katingka (05-05-2025). "Miren-Mendi Terima Putusan MK, Konflik Berkepanjangan Pilkada Puncak Jaya Diharapkan Berakhir". kompas.id. Diakses tanggal 26-04-2026.
  4. ^ "Figur Pemimpin Dr. Yuni Wonda, S.Sos., S.IP., M.M." Suara Peduli. 08-03-2021. Diakses tanggal 11-04-2021.
  5. ^ Retaduari, Elza Astari (21-09-2016). "Ini Daftar Pasangan Calon yang Diusung PDIP di 101 Pilkada Serentak 2017". detikcom. Diakses tanggal 11-04-2021.
  6. ^ Lukman, Agus (18-02-2017). "Ini 22 Pasangan Calon Kepala Daerah Nonmuslim yang Diusung Partai Islam". kbr.id. Diakses tanggal 11-04-2021.
  7. ^ "Keputusan KPU Kabupaten Puncak Jaya Nomor 39 Tahun 2017 tentang Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabuaten Puncak Jaya Tahun 2017". kpu.go.id. 10-08-2017. Diakses tanggal 08-04-2017.
  8. ^ "Yuni Wonda - Deinas Gelei Resmi Pimpin Puncak Jaya Hingga 2022". papua.go.id. Diakses tanggal 08-04-2021.
Jabatan politik
Didahului oleh:
Henok Ibo
Bupati Puncak Jaya
{{{years}}}
Diteruskan oleh:
Tumiran (Pj.)

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya