Aek Kapuas

Aek Kapuas adalah lagu daerah dari Kalimantan Barat dan termasuk salah satu representasi musikal identitas masyarakat Melayu.[1] Lagu ini diciptakan oleh Paul Putra Frederick dan Yan G.[2]

Latar Belakang

Sungai Kapuas merupakan sungai terpanjang di Indonesia dan memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat Kalimantan Barat sejak masa lampau. Sungai ini melintasi sejumlah wilayah, termasuk Pontianak, serta menjadi jalur transportasi dan perdagangan utama.[1]

Dalam sejarahnya, Sungai Kapuas berperan dalam perkembangan kerajaan-kerajaan Melayu di kawasan tersebut, termasuk Kesultanan Pontianak.[1] Sungai ini juga menjadi pusat aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat pesisir maupun pedalaman. Keberadaannya kemudian diabadikan dalam berbagai karya budaya, termasuk lagu daerah Aek Kapuas.[3]

Kata “aek” dalam dialek Melayu setempat berarti “air”. Secara harfiah, judul Aek Kapuas dapat dimaknai sebagai “Air Kapuas” atau merujuk pada Sungai Kapuas itu sendiri.[2]

Lirik

Lirik asli dalam bahasa Melayu Terjemahan dalam bahasa Indonesia
Hei sampan laju Hei sampan laju
Sampan laju dari ilir sampai ke ulu Sampan melaju dari hilir sampai ke hulu
Sungai Kapuas Sungai Kapuas
Sunggoh panjang dari dolo’ membelah kote Sungguh panjang sejak dahulu membelah kota
Hei tak disangke Hei tak disangka
Tak disangke dolo’ utan menjadi kote Tak disangka dulu hutan menjadi kota
Ramai pendudoknye Ramai penduduknya
Pontianak name kotenye Pontianak nama kotanya
Sungai Kapuas punya cerite Sungai Kapuas punya cerita
Bile kite minom aeknye Bila kita minum airnya
Biarpun pergi jauh ke mane Walaupun pergi jauh ke mana
Sunggoh susah nak ngelupakannye Sungguh sulit untuk melupakannya
Hei Kapuas Hei Kapuas
Hei Kapuas Hei Kapuas
Hei Kapuas Hei Kapuas

Makna

Lagu daerah Aek Kapuas mengangkat tema kecintaan terhadap tanah Kalimantan Barat.[4] Lagu ini menggambarkan keyakinan masyarakat setempat mengenai Sungai Kapuas.[3] Dalam kepercayaan tersebut, siapa pun yang pernah meminum air Sungai Kapuas diyakini akan senantiasa memiliki kerinduan untuk kembali ke Kalimantan Barat.[4]

Popularitas

Lagu daerah Aek Kapuas sering diputar dalam acara adat dan budaya, festival seni daerah, kegiatan pemerintahan, perayaan hari jadi kota atau provinsi, dan kegiatan sekolah.[5] Lagu ini juga diputar melalui radio lokal, direkam dalam berbagai versi aransemen, serta diunggah ke platform digital.[3]

Di tingkat nasional, Aek Kapuas termasuk dalam kategori lagu daerah yang merepresentasikan Kalimantan Barat, sejajar dengan lagu-lagu daerah dari provinsi lain seperti Ampar-Ampar Pisang dari Kalimantan Selatan atau Yamko Rambe Yamko dari Papua.[6]

Referensi

  1. ^ a b c "Aek Kapuas » Budaya Indonesia". budaya-indonesia.org. Diakses tanggal 2026-03-01.
  2. ^ a b Kompasiana.com (2025-07-28). "Simbolisme dan Gaya Bahasa dalam Lagu Sungai Kapuas Karya Paul Putra Frederick: Jejak Budaya dan Ingatan Kolektif Kalimantan Barat". KOMPASIANA. Diakses tanggal 2026-03-01.
  3. ^ a b c Herlina, Yuni. "Mengulik Uniknya Lirik AEK KAPUAS, Lagu Daerah Kalimantan Barat Tentang Sungai Terpanjang di Negeri Ini". Kalbar Terkini. Diakses tanggal 2026-03-01.
  4. ^ a b "10 Lagu Daerah Kalimantan Barat beserta Maknanya". kumparan. Diakses tanggal 2026-03-01.
  5. ^ "Lagu Sungai Kapuas - Lirik, Makna & Sejarah Mitos Air Kapuas - Lagu Daerah Indonesia". 2026-02-27. Diakses tanggal 2026-03-01.
  6. ^ Septiana (2021-07-28). "Dari "Aek Kapuas" Sampai "Bengawan Solo", Berikut ini Lagu-Lagu yang Terinspirasi dari Sungai di Indonesia". Suara Pemerintah. Diakses tanggal 2026-03-01.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya