Antosianidin

Molekul antosianidin dalam 3D

Antosianidin adalah pigmen tumbuhan umum, aglikon dari antosianin. Senyawa ini berbasis pada kation flavilium,[1] ion oksonium, dengan berbagai gugus yang menggantikan atom hidrogennya. Umumnya, warnanya berubah dari merah menjadi ungu, biru, dan hijau kebiruan sebagai fungsi pH.

Antosianidin merupakan subkelas penting dari pewarna polimetina dan flavonoid. Kation flavilium adalah kation kromenilium dengan gugus fenil yang tersubstitusi pada posisi 2; dan kromenilium (juga disebut benzopirilium) adalah versi bisiklik dari pirilium. Muatan positif dapat bergerak di sekitar molekul.

Klasifikasi

3-Deoksiantosianidin seperti luteolinidin adalah kelas antosianidin yang tidak memiliki gugus hidroksil pada karbon 3.

Antosianidin terpilih dan substitusinya
Antosianidin Struktur dasar (R3 & R4′ = −OH) R3′ R5′ R5 R6 R7
Aurantinidin Basic structure of Anthocyans: The flavio-cation −H −H −OH −OH −OH
Kapensinidin −OCH3 −OCH3 −OCH3 −H −OH
Sianidin −OH −H −OH −H −OH
Delfinidin −OH −OH −OH −H −OH
Europinidin −OCH3 −OH −OCH3 −H −OH
Hirsutidin −OCH3 −OCH3 −OH −H −OCH3
Malvidin −OCH3 −OCH3 −OH −H −OH
Pelargonidin −H −H −OH −H −OH
Peonidin −OCH3 −H −OH −H −OH
Petunidin −OH −OCH3 −OH −H −OH
Pulchellidin −OH −OH −OCH3 −H −OH
Rosinidin −OCH3 −H −OH −H −OCH3

Ketersediaan di alam

Sebagian besar antosianin tumbuhan didasarkan pada sianidin (30%), delfinidin (22%), dan pelargonidin (18%). Secara keseluruhan, 20% antosianin didasarkan pada tiga antosianidin umum (peonidin, malvidin, dan petunidin) yang termetilasi.

Sekitar 3%, 3%, dan 2% antosianin atau antosianidin masing-masing diberi label sebagai 3-desoksiantosianidin, antosianidin termetilasi langka, dan 6-hidroksiantosianidin.

Pada lumut, antosianin biasanya didasarkan pada 3-desoksiantosianidin yang terletak di dinding sel. Sebuah antosianidin baru yakni riccionidin A, telah diisolasi dari lumut hati Ricciocarpos natans. Pigmen ini dapat berasal dari 6,7,2′,4′,6′-pentahidroksiflavilium, yang telah mengalami penutupan cincin 6’-hidroksil pada posisi 3. Spektrum tampaknya dalam HCl metanolik berada pada 494 nm. Pigmen ini disertai dengan riccionidin B, yang kemungkinan besar didasarkan pada dua molekul riccionidin A yang dihubungkan melalui posisi 3′- atau 5′-. Kedua pigmen ini juga terdeteksi pada lumut hati Marchantia polymorpha, Riccia duplex, dan Scapania undulata.[2]

Pengaruh pH

Stabilitas antosianidin bergantung pada pH. Pada pH rendah (kondisi asam), antosianidin berwarna hadir, sedangkan pada pH yang lebih tinggi (kondisi basa) bentuk kalkon yang tidak berwarna hadir.

Referensi

  1. ^ IUPAC Goldbook
  2. ^ Flavonoids : chemistry, biochemistry, and applications. Andersen, Øyvind M., Markham, Kenneth R. CRC, Taylor & Francis. 2006. ISBN 0849320216. OCLC 60454800.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Lain-lain (link)

Pranala luar

Templat:Plant Pigments Templat:Flavonoids Templat:Anthocyanidins

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya