Asparagus (genus)

Asparagus
Asparagus setaceus
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Monokotil
Ordo: Asparagales
Famili: Asparagaceae
Subfamili: Asparagoideae
Genus: Asparagus
L.
Spesies

Lihat teks

Sinonim[1]
  • Elid Medik.
  • Myrsiphyllum Willd.
  • Asparagopsis (Kunth) Kunth
  • Hecatris Salisb.
  • Elachanthera F.Muell.
  • Protasparagus Oberm.

Asparagus adalah genus tumbuhan berbunga dalam famili Asparagaceae, subfamili Asparagoideae.[2] Genus ini terdiri dari hingga 300 spesies tumbuhan. Sebagian besar anggotanya adalah tumbuhan tahunan yang berumur panjang dan selalu hijau serta tumbuh dari tumbuhan bawah sebagai liana, semak, atau tumbuhan merambat. Spesies yang paling terkenal adalah Asparagus officinalis (Asparagus biasa, biasa disebut asparagus saja) yang dapat dimakan. Ada pula anggota genus lainnya yang dijadikan sebagai tanaman hias seperti Asparagus setaceus (Asparagus hias) dan Asparagus densiflorus (Ekor tupai).

Daftar spesies[3]

Nilai Gizi

Asparagus (Asparagus officinalis) adalah sayuran rendah kalori yang kaya akan nutrisi penting bagi kesehatan. Dalam 100 gram asparagus mentah, terdapat sekitar 20 kalori, 2,2 gram protein, 0,1 gram lemak, dan 3,9 gram karbohidrat, termasuk 2,1 gram serat. Sayuran ini juga mengandung vitamin dan mineral seperti vitamin A, vitamin C, vitamin K, folat, dan kalium. Kandungan serat yang tinggi dalam asparagus membantu kesehatan pencernaan, sementara vitamin K penting untuk pembekuan darah dan kesehatan tulang. Folat berperan dalam pembentukan DNA dan sangat penting bagi ibu hamil untuk mencegah cacat tabung saraf pada janin. Selain itu, kandungan antioksidan seperti vitamin A dan C membantu melawan radikal bebas dalam tubuh.[4]

Referensi

  1. ^ "Plants of the World Online | Kew Science". Plants of the World Online. Diakses tanggal 11 April 2023.
  2. ^ Chase, M.W.; Reveal, J.L. & Fay, M.F. (2009), "A subfamilial classification for the expanded asparagalean families Amaryllidaceae, Asparagaceae and Xanthorrhoeaceae", Botanical Journal of the Linnean Society, 161 (2): 132–136, doi:10.1111/j.1095-8339.2009.00999.x
  3. ^ "Asparagus", World Checklist of Selected Plant Families, Royal Botanic Gardens, Kew, diakses tanggal 2014-09-01
  4. ^ Puji, Aprinda (7 September 2023). "5 Manfaat Asparagus Bagi Kesehatan, Termasuk untuk Ibu Hamil dan Janin". hellosehat. Diakses tanggal 10 Maret 2025.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya