Dietilamina
| Nama | |
|---|---|
| Nama IUPAC (preferensi)
N-Etiletanamina | |
| Nama lain
(Dietil)amina
Dietilamina (sudah tidak berlaku[2]) | |
| Penanda | |
Model 3D (JSmol)
|
|
| Referensi Beilstein | 605268 |
| ChEBI | |
| ChEMBL | |
| ChemSpider | |
| Nomor EC | |
| MeSH | diethylamine |
PubChem CID
|
|
| Nomor RTECS | {{{value}}} |
| UNII | |
| Nomor UN | 1154 |
CompTox Dashboard (EPA)
|
|
| |
| |
| Sifat | |
| C4H11N | |
| Massa molar | 73,14 g·mol−1 |
| Penampilan | Cairan berwarna |
| Bau | amis, seperti amonia |
| Densitas | 0.7074 g mL−1 |
| Titik lebur | −49,80 °C; −57,64 °F; 223,35 K |
| Titik didih | 54,8–56,4 °C; 130,5–133,4 °F; 327,9–329,5 K |
| Larut | |
| log P | 0,657 |
| Tekanan uap | 24,2–97,5 kPa |
| kH | 150 μmol Pa−1 kg−1 |
| Keasaman (pKa) | 10,98 (dari bentuk amonium) |
| -56,8·10−6 cm3/mol | |
| Indeks bias (nD) | 1,385 |
| Termokimia | |
| Kapasitas kalor (C) | 178.1 J K−1 mol−1 |
| Entalpi pembentukan standar (ΔfH |
−131 kJ mol−1 |
| Entalpi pembakaran standar ΔcH |
−3.035 MJ mol−1 |
| Bahaya | |
| Lembar data keselamatan | hazard.com |
| Piktogram GHS | |
| Keterangan bahaya GHS | {{{value}}} |
| H225, H302, H312, H314, H332 | |
| P210, P280, P305+P351+P338, P310 | |
| Titik nyala | −23 °C (−9 °F; 250 K) |
| 312 °C (594 °F; 585 K) | |
| Ambang ledakan | 1,8–10,1% |
| Dosis atau konsentrasi letal (LD, LC): | |
LD50 (dosis median)
|
540 mg/kg (pada tikus, oral) 500 mg/kg (pada mencit, oral)[4] |
LC50 (konsentrasi median)
|
4000 ppm (pada tikus, 4 jam)[4] |
| Batas imbas kesehatan AS (NIOSH): | |
PEL (yang diperbolehkan)
|
TWA 25 ppm (75 mg/m3)[3] |
REL (yang direkomendasikan)
|
TWA 10 ppm (30 mg/m3) ST 25 ppm (75 mg/m3)[3] |
IDLH (langsung berbahaya)
|
200 ppm[3] |
| Senyawa terkait | |
Related amines
|
|
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa). | |
| Referensi | |
Dietilamina adalah senyawa organik dengan rumus (CH3CH2)2NH. Senyawa ini tergolong amina sekunder. Senyawa ini merupakan cairan yang mudah terbakar, mudah menguap, dan bersifat basa lemah yang dapat bercampur dengan sebagian besar pelarut. Senyawa ini merupakan cairan tak berwarna, tetapi sampel komersial sering kali berwarna cokelat karena mengandung kotoran. Senyawa ini memiliki bau yang kuat seperti amonia.
Produksi dan kegunaan
Reaksi yang dikatalisis oleh alumina menghasilkan dietilamina dari etanol dan amonia. Dietilamina diperoleh bersama dengan etilamina dan trietilamina. Produksi tahunan ketiga etilamina tersebut diperkirakan pada tahun 2000 mencapai 80.000.000 kg.[5]
Dietilamina digunakan dalam produksi penghambat korosi N,N-dietilaminoetanol, melalui reaksi dengan etilena oksida. Zat ini juga merupakan prekursor untuk berbagai macam produk komersial lainnya. Zat ini juga terkadang digunakan dalam produksi LSD secara ilegal.[6]
Kimia organik
Sebagai amina sekunder yang paling banyak tersedia dan berbentuk cair pada suhu kamar, dietilamina telah banyak digunakan dalam sintesis kimia. Reaksinya menggambarkan pola yang terlihat pada banyak dialkilamina lainnya. Ia berpartisipasi dalam reaksi Mannich yang melibatkan pemasangan substituen dietilaminometil.[7][8][9] Alkilasi menghasilkan amina tersier.[10] Dengan trimetilsilil klorida, ia bereaksi menghasilkan sililamid.[11]
Struktur supramolekul

Dietilamina adalah molekul terkecil dan paling sederhana yang memiliki heliks supramolekul sebagai agregat energi terendahnya. Molekul ikatan hidrogen berukuran serupa lainnya lebih menyukai struktur siklik.[12]
Keamanan
Dietilamina memiliki toksisitas rendah, namun uapnya menyebabkan gangguan penglihatan sementara.[5]
Referensi
- ^ Merck Index, 12th Edition, 3160
- ^ Nomenclature of Organic Chemistry : IUPAC Recommendations and Preferred Names 2013 (Blue Book). Cambridge: The Royal Society of Chemistry. 2014. hlm. 671. doi:10.1039/9781849733069-FP001. ISBN 978-0-85404-182-4.
- ^ a b c "NIOSH Pocket Guide to Chemical Hazards #0209". National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH).
- ^ a b "Diethylamine". Immediately Dangerous to Life and Health. National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH).
- ^ a b Karsten Eller, Erhard Henkes, Roland Rossbacher, Hartmut Höke (2005), "Amines, Aliphatic", Ullmann's Encyclopedia of Industrial Chemistry, Weinheim: Wiley-VCH Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
- ^ Shulgin, Alexander. "Erowid Online Books:"TIHKAL" - #26 LSD-25". www.erowid.org. Diakses tanggal 12 August 2019.
- ^ Charles E. Maxwell (1943). "β-Diethylaminomethylacetophenone Hydrochloride". Organic Syntheses. 23: 30. doi:10.15227/orgsyn.023.0030.
- ^ C. F. H. Allen and J. A. VanAllan (1947). "Diethylaminoacetonitrile". Organic Syntheses. 27: 20. doi:10.15227/orgsyn.027.0020.
- ^ Alfred L. Wilds, Robert M. Nowak, Kirtland E. McCaleb (1957). "1-Diethylamino-3-Butanone". Organic Syntheses. 37: 18. doi:10.15227/orgsyn.037.0018. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
- ^ W. W. Hartman (1934). "β-Diethylaminoethyl Alcohol". Organic Syntheses. 14: 28. doi:10.15227/orgsyn.014.0028.
- ^ W. J. Middleton, E. M. Bingham (1977). "Diethylaminosulfur Trifluoride". Organic Syntheses. 57: 50. doi:10.15227/orgsyn.057.0050.
- ^ Felix Hanke; Chloe J. Pugh; Ellis F. Kay; Joshua B. Taylor; Stephen M. Todd; Craig M. Robertson; Benjamin J. Slater; Alexander Steiner (2018). "The simplest supramolecular helix". Chemical Communications. 54 (47): 6012–6015. doi:10.1039/C8CC03295E. PMID 29796532.
Pranala luar
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.