Getuk trio
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Juni 2025) |
Getuk Trio adalah varian getuk khas Magelang, Jawa Tengah, yang memiliki tiga lapisan warna (putih, merah muda, dan cokelat).[1] Getuk Trio memiliki tiga warna lapisan, yaitu putih, merah, dan hijau. Getuk Trio terbuat dari singkong yang direbus, kemudian dihaluskan dan dicampur dengan gula merah, gula pasir, dan pewarna makanan. Berbeda dengan getuk pada umumnya, Gethuk Trio berbentuk menyerupai bolu lapis karena dibuat dengan cara menumbuk tiga lapis gethuk menjadi satu. Kemudian, dipadatkan, didinginkan, dan dipotong-potong untuk disajikan sebagai camilan atau oleh-oleh.
Sejarah dan Asal-Usul

Getuk sudah dikenal sejak era penjajahan Jepang (1940-an) di Magelang, ketika beras langka dan singkong menjadi sumber makanan utama masyarakat.[2] Getuk Trio sendiri mulai diproduksi oleh Hendra Samadhana pada tahun 1958. Ia memodifikasi mesin tumbuk singkong usang untuk menghasilkan tekstur singkong yang halus menggunakan mesin rakitan modifikasi dari bengkel miliknya.[3] Ia menciptakan tiga lapisan warna. Pada tahun 1960, produk ini disajikan kepada Ratu Sirikit dari Thailand saat berkunjung ke Akademi Militer di Magelang.[4] Ratu Sirikit kemudian menyebut camilan ini “Getuk Sirikit”, yang kemudian mendongkrak popularitasnya sebagai camilan rakyat menengah ke atas. Pujian dari sang Ratu meningkatkan popularitas camilan ini. Hendra kemudian mendirikan toko “Trio” pada 1963 yang menjadi ikon camilan ini. Oleh karena itu, disebut dengan Getuk Trio.
Bahan dan Cara Membuat
Untuk membuat Getuk Trio, pertama-tama siapkan 500 gram singkong yang telah dikukus hingga empuk selama kurang lebih satu jam, lalu haluskan dengan cara ditumbuk atau digiling. Setelah itu, campurkan singkong halus dengan 2 sendok makan susu bubuk, 4 sendok makan margarin, dan 100 gram gula halus hingga merata. Adonan kemudian dibagi menjadi tiga bagian dan masing-masing diberi pewarna makanan, seperti merah, hijau, dan cokelat. Setiap bagian adonan digiling dan ditumpuk secara berlapis, lalu dipadatkan. Setelah padat, adonan dipotong-potong sesuai selera. Untuk penyajiannya, getuk disajikan bersama parutan kelapa yang sebelumnya telah dikukus bersama selembar daun pandan dan setengah sendok teh garam agar lebih harum dan gurih.[5]
Untuk dapat menghasilkan tekstur yang lembut dan gurih. Herry Wiyanto, ahli waris dan salah satu dari tiga bersaudara dari Hendra mengaku harus menggunakan singkong kinanti usia 11–12 bulan yang dipakai agar kualitas tetap terjaga.[6] Produk ini tidak menggunakan bahan pengawet agar tetap sehat, tetapi hanya tahan 2–3 hari, sehingga biasanya dikonsumsi segera atau disimpan di kulkas.[7]
Daftar Referensi
- ^ admin (2024-02-19). "Variasi Gethuk dari Berbagai Daerah". Penelitian Pariwisata. Diakses tanggal 2025-06-17.
- ^ Primus, Josephus (2 Januari 2023). "Sejarah Getuk Magelang, dari Masa Kelaparan hingga Makanan Bangsawan". Kompas.com. Diakses tanggal 17 Juni 2025.
- ^ magelangekspres.com. "Mengenal Getuk, Makanan Khas Magelang". magelangekspres.com. Diakses tanggal 2025-06-17.
- ^ AP, Agus. "Getuk Trio, Dipuji Sangat Enak oleh Ratu Sirikit - Radar Semarang". Getuk Trio, Dipuji Sangat Enak oleh Ratu Sirikit - Radar Semarang. Diakses tanggal 2025-06-17.
- ^ Lyliana, Lea (10 Januari 2022). "Resep Getuk Trio Magelang yang Legit dan Pulen". Kompas.com. Diakses tanggal 17 Juni 2025.
- ^ Firdaus, Haris (2018-11-12). "Herry Wiyanto, Ahli Waris Getuk Trio yang Legendaris". kompas.id. Diakses tanggal 2025-06-17.
- ^ Kompasiana.com (2023-01-03). "Getuk Trio Khas Magelang". KOMPASIANA. Diakses tanggal 2025-06-17.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.