Gunung Manggir

Gunung Manggir.

Gunung Manggir adalah sebuah objek wisata alam berupa kawasan perbukitan yang berada di Desa Ngumbul, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Lokasinya terletak sekitar 38,5 km di sebelah barat Kota Blora dan sekitar 3,5 km di sebelah barat objek wisata Goa Terawang. Kawasan wisata ini berada pada perbukitan batuan kapur dengan ketinggian sekitar 250 meter di atas permukaan laut dan memiliki luas area kurang lebih 4 hektare.

Geografi

Salah satu daya tarik utama kawasan ini adalah keberadaan Gua Manggir yang terletak di dekat puncak gunung. Gua tersebut memiliki tiga tingkat atau trap, yaitu trap atas (tingkat pertama), trap tengah dengan kedalaman sekitar 15 meter, dan trap bawah dengan kedalaman sekitar 7 meter. Di dalam gua terdapat berbagai bentuk stalaktit dan stalagmit yang memiliki karakteristik unik. Selain Gua Manggir, kawasan ini juga memiliki Gua Mangklih yang berada di bagian utara gunung. Di dalam gua tersebut terdapat sumber mata air atau sendang yang menjadi salah satu unsur penting dalam lingkungan kawasan.

Sebagaimana kawasan pegunungan pada umumnya, Gunung Manggir memiliki udara yang relatif sejuk serta panorama alam yang menarik. Dari puncak gunung terdapat area terbuka yang dapat dimanfaatkan pengunjung untuk beristirahat, bersantai, maupun menikmati pemandangan sekitar. Lanskap yang dapat diamati dari kawasan ini meliputi hamparan hutan jati, lahan persawahan, serta permukiman penduduk. Berbagai satwa liar juga dapat dijumpai di sekitar kawasan, terutama yang beraktivitas di antara pepohonan. Posisi yang berada di ketinggian memungkinkan pengunjung menikmati pemandangan ke berbagai arah dengan cakupan yang luas.

Geologi

Selain memiliki nilai wisata alam, Gunung Manggir juga memiliki signifikansi dari aspek geologi. Kawasan ini tersusun atas berbagai fosil organisme pembentuk terumbu karang yang mengalami proses litifikasi menjadi batugamping terumbu. Kondisi tersebut menjadikan Gunung Manggir memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai kawasan geowisata yang menggabungkan unsur rekreasi, pendidikan, dan pelestarian warisan geologi.

Berdasarkan peta geologi yang disusun oleh Kadar dan Sudijono (1993), secara regional wilayah ini tersusun atas beberapa satuan batuan yang berurutan dari tua ke muda, yaitu Formasi Tawun, Formasi Ngrayong, Formasi Bulu, Formasi Wonocolo, Formasi Ledok, Formasi Paciran, dan Formasi Mundu. Gua Manggir diperkirakan berada pada satuan Formasi Bulu yang tersusun oleh batugamping dan batugamping pasiran berwarna putih kekuningan, kecokelatan hingga keabu-abuan. Selain itu, kawasan ini juga berkaitan dengan Formasi Wonocolo yang terdiri atas napal, napal lempungan, dan napal pasiran yang kaya akan fosil foraminifera plankton.

Pranala luar

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya