Karl Galinsky
| Karl Galinsky | |
|---|---|
| Lahir | Gotthard Karl Galinsky 7 Februari 1942 Strasbourg, Alsace |
| Meninggal | 9 Maret 2024 (usia 82) Austin, Texas, Amerika Serikat |
| Kebangsaan | Amerika Serikat |
| Almamater | Bowdoin College; Universitas Princeton |
| Pekerjaan | Filolog klasik, sejarawan Romawi |
| Tempat kerja | Universitas Texas di Austin |
| Dikenal atas | Kajian mengenai Augustus, kebudayaan era Augustus, sastra Romawi, dan memori budaya Romawi |
| Karya terkenal | Augustan Culture (1996); Augustus: Introduction to the Life of an Emperor (2012) |
| Penghargaan | Guggenheim Fellowship (1972–1973); Humboldt Senior Research Award (1993); Max Planck Research Award (2009); doktor kehormatan Universitas Ruhr Bochum (2011) |
| Penghargaan
| |
Gotthard Karl Galinsky (7 Februari 1942 – 9 Maret 2024) adalah seorang filolog klasik dan sejarawan Romawi Amerika Serikat yang mengajar di Universitas Texas di Austin selama lebih dari lima dasawarsa. Ia terutama dikenal melalui penelitian lintas disiplin mengenai kebudayaan pada masa Augustus, sastra Latin, agama dan seni Romawi, penerimaan dunia klasik dalam kebudayaan modern, serta memori budaya pada masyarakat Romawi.[1][2]
Galinsky diangkat menjadi profesor penuh pada usia 30 tahun dan memimpin Departemen Kajian Klasik Universitas Texas di Austin dari 1974 hingga 1990. Karyanya Augustan Culture: An Interpretive Introduction (1996) memadukan sejarah politik dan sosial dengan sastra, agama, seni, dan arsitektur untuk menjelaskan kebudayaan Romawi pada peralihan dari republik menuju pemerintahan kekaisaran.[2][3]
Pada 2009 ia menerima Max Planck Research Award untuk penelitian mengenai sejarah memori. Dana penghargaan tersebut digunakan untuk mendirikan proyek internasional Memoria Romana: Memory in Roman Civilization, yang mendukung penelitian mengenai ingatan, pelupaan, monumen, teks, agama, dan identitas dalam kebudayaan Romawi.[4]
Kehidupan awal dan pendidikan
Galinsky lahir pada 7 Februari 1942 di Strasbourg, Alsace, sebagai putra Hans Karl Galinsky dan Edith Margenburg Galinsky. Ia tumbuh di Jerman setelah Perang Dunia II bersama tiga saudara kandung. Ayahnya merupakan seorang akademisi, sedangkan Galinsky menempuh pendidikan menengah humaniora di Mainz dan mempelajari bahasa Latin, Yunani, dan Prancis.[5][6]
Ketika berusia 18 tahun, Galinsky memperoleh beasiswa untuk belajar di Bowdoin College, Maine. Ia meraih gelar A.B. pada 1963 dan terpilih sebagai anggota Phi Beta Kappa. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan di Universitas Princeton, memperoleh gelar M.A. pada 1965 dan Ph.D. dalam bidang kajian klasik pada 1966.[3][6]
Disertasinya berjudul Sicily and the Trojan Legend of Rome. Penelitian tersebut menjadi dasar buku pertamanya, Aeneas, Sicily, and Rome, yang diterbitkan oleh Princeton University Press pada 1969. Buku itu membahas hubungan antara legenda Aineias, Sisilia, dan pembentukan tradisi asal-usul Romawi dengan memadukan kesaksian sastra serta bukti arkeologis.[5]
Galinsky kemudian menjadi warga negara Amerika Serikat melalui naturalisasi.[3]
Karier akademik
Galinsky memulai kariernya sebagai pengajar kajian klasik di Universitas Princeton pada 1965–1966. Pada 1966 ia bergabung dengan Universitas Texas di Austin sebagai asisten profesor. Ia menjadi profesor madya pada 1968 dan profesor penuh pada 1972.[3]
Di Universitas Texas, ia menjabat sebagai ketua Departemen Kajian Klasik selama 16 tahun, dari 1974 sampai 1990. Dalam periode tersebut, ia memperluas program pengajaran dan penelitian departemen, membantu memperoleh pendanaan untuk proyek-proyek humaniora dan arkeologi, serta membangun reputasi nasional departemen tersebut.[6][3]
Galinsky memegang sejumlah jabatan profesor bernama di Universitas Texas. Ia menjadi James R. Daugherty Jr. Centennial Professor of Classics pada 1984–1985, Robert M. Armstrong Centennial Professor of Classics pada 1985–1991, dan Floyd A. Cailloux Centennial Professor of Classics dari 1991 hingga pensiun. Pada 1999 ia juga diangkat sebagai Distinguished University Teaching Professor. Ia menjadi profesor emeritus pada 2019.[3]
Selain kedudukan tetapnya di Austin, Galinsky menjalani sejumlah penugasan akademik di luar kampus, antara lain:
- classicist-in-residence di American Academy in Rome pada 1972–1973 dan sarjana tamu pada 1991;
- Evans Fellow di Universitas Otago, Selandia Baru, pada 1992;
- Mellon Visiting Professor of Humanities di Universitas Tulane pada 1995;
- profesor tamu di Universitas Nasional La Plata, Argentina, pada 1997;
- profesor tamu di Universitas Johannes Gutenberg Mainz pada 1998;
- anggota tamu Institute for Advanced Study di Princeton pada 2000; dan
- profesor riset di Universitas Ruhr Bochum dari 2009 sampai 2013.[3][7]
Galinsky memberikan ceramah di berbagai universitas dan lembaga di Amerika Serikat, Eropa, Amerika Selatan, Afrika Selatan, Rusia, Australia, dan Selandia Baru. Ia juga menjadi penasihat bagi program kajian klasik dan pendidikan humaniora, serta terlibat dalam evaluasi akademik untuk sejumlah universitas dan lembaga pemberi hibah.[3]
Penelitian
Bidang penelitian Galinsky meliputi peradaban Romawi, terutama masa Augustus, sastra Latin, agama Romawi, seni dan arsitektur Romawi, mitologi klasik, serta penerimaan dunia klasik dalam kebudayaan modern. Ciri utama penelitiannya adalah penggunaan pendekatan lintas disiplin yang mempertemukan filologi, sejarah, arkeologi, kajian agama, sejarah seni, dan teori kebudayaan.[1][2]
Aineias, Herakles, dan Ovidius
Penelitian awal Galinsky berpusat pada mitologi dan sastra Yunani-Romawi. Dalam Aeneas, Sicily, and Rome (1969), ia mengkaji perkembangan legenda Aineias dan hubungannya dengan Italia serta Sisilia. Ia tidak membatasi pembahasan pada teks Vergilius, tetapi juga menggunakan bukti pemujaan, tradisi lokal, dan arkeologi.[5]
Buku The Herakles Theme: The Adaptations of the Hero in Literature from Homer to the Twentieth Century (1972) menelusuri perubahan penggambaran Herakles dari sastra Yunani kuno hingga karya modern. Kajian ini menjadi contoh awal perhatian Galinsky terhadap penerimaan dan penafsiran ulang tema klasik dalam periode yang berbeda.[3]
Dalam Ovid's Metamorphoses: An Introduction to the Basic Aspects (1975), Galinsky membahas struktur, tema, humor, politik sastra, dan penggunaan mitologi dalam Metamorphoses karya Ovidius. Sejumlah artikelnya selanjutnya mengkaji hubungan antara Ovidius, Vergilius, mitos Romawi, dan kebudayaan era Augustus.[3]
Kajian era Augustus
Galinsky paling dikenal sebagai pakar kebudayaan era Augustus. Ia menolak penjelasan yang memandang seni dan sastra masa Augustus semata-mata sebagai hasil propaganda terpusat. Menurut pendekatannya, kebudayaan periode tersebut terbentuk melalui interaksi yang kompleks antara tradisi republik, kekuasaan baru, pilihan para seniman dan penulis, agama, masyarakat, serta beragam kelompok dalam kekaisaran.[2]
Pandangan tersebut dikembangkan secara luas dalam Augustan Culture: An Interpretive Introduction (1996). Buku itu menyajikan kebudayaan era Augustus sebagai suatu keseluruhan yang mencakup sejarah politik, perubahan sosial, sastra, seni rupa, arsitektur, agama, dan ideologi. Ruhr-Universität Bochum menilai Galinsky telah menggunakan perspektif holistik jauh sebelum pendekatan semacam itu menjadi umum dalam kajian kebudayaan klasik.[2]
Galinsky kemudian menyunting The Cambridge Companion to the Age of Augustus (2005). Kumpulan 16 esai itu mempertemukan kajian sejarah politik dan sosial, agama, sastra, seni, serta arsitektur untuk menunjukkan keterkaitan perkembangan kebudayaan pada zaman Augustus.[8]
Buku Augustus: Introduction to the Life of an Emperor (2012) menyajikan riwayat hidup Augustus dari masa kanak-kanak hingga pendewaannya. Galinsky menempatkan perjalanan pribadi Augustus dalam konteks perang saudara, pembentukan prinsipatus, perubahan kehidupan keluarga, agama, pembangunan kota, dan transformasi wilayah Romawi. Terjemahan bahasa Jermannya diterbitkan pada 2013 dengan judul Augustus: Sein Leben als Kaiser.[9][3]
Penerimaan klasik dan kebudayaan populer
Galinsky juga mempelajari hubungan antara dunia kuno dan kebudayaan modern. Buku Classical and Modern Interactions (1992) membahas tema-tema seperti arsitektur pascamodern, multikulturalisme, penggunaan gagasan tentang kemunduran peradaban, serta kedudukan kajian klasik dalam masyarakat kontemporer.[5]
Dalam pengajaran dan tulisan-tulisannya, ia membahas representasi Yunani dan Romawi dalam film, penerimaan Augustus di Amerika Serikat, serta keberlanjutan tokoh-tokoh seperti Herakles dalam seni dan sastra. Bidang ini melengkapi penelitiannya mengenai bagaimana kebudayaan kuno diingat, dipilih, dan ditafsirkan kembali oleh masyarakat kemudian.[1][3]
Memoria Romana
Pada 2009 Galinsky menerima Max Planck Research Award untuk bidang sejarah memori. Penghargaan senilai €750.000 tersebut diberikan untuk mendukung kerja sama internasional dan menjadi dasar pembentukan proyek Memoria Romana: Memory in Roman Civilization.[10][4]
Proyek itu dijalankan dari 2009 hingga 2013 dengan pusat kegiatan di Universitas Texas di Austin, Universitas Ruhr Bochum, dan American Academy in Rome. Tujuannya adalah menerapkan teori sejarah serta memori budaya pada berbagai aspek peradaban Romawi, termasuk sastra, historiografi, agama, seni, arsitektur, monumen, sejarah sosial, dan identitas politik.[4][2]
Menurut laporan proyek, Memoria Romana mendukung 14 beasiswa doktoral—beberapa di antaranya berlangsung selama dua tahun—dan 17 proyek penelitian lain yang dikerjakan peneliti pascadoktoral. Proyek tersebut juga menyelenggarakan konferensi internasional dan menghasilkan sejumlah monograf serta volume kumpulan penelitian.[4]
Tiga volume utama yang berhubungan dengan proyek tersebut adalah:
- Memoria Romana: Memory in Rome and Rome in Memory (2014), disunting oleh Galinsky;
- Cultural Memories in the Roman Empire (2015), disunting bersama Kenneth Lapatin; dan
- Memory in Ancient Rome and Early Christianity (2016), disunting oleh Galinsky.[4]
Dalam proyek ini, Galinsky memandang Romawi sebagai kebudayaan yang sangat bergantung pada praktik mengenang dan melupakan. Ia menekankan bahwa memori tidak hanya terdapat dalam narasi sejarah, tetapi juga diwujudkan melalui teks sastra, ritual, ruang kota, monumen, potret, dan pembentukan identitas kelompok.[4]
Pengajaran dan pengabdian akademik
Selain penelitian, Galinsky dikenal karena kegiatan pengajarannya. Ia mengajar mata kuliah pengantar mengenai Yunani dan Romawi kuno, sastra serta peradaban Romawi, agama Romawi, kebudayaan Augustus, dan dunia klasik dalam film. Ia juga membimbing mahasiswa pascasarjana dan menyelenggarakan program belajar di Roma untuk Plan II Honors Program Universitas Texas.[3][6]
Galinsky beberapa kali memimpin seminar musim panas yang didanai National Endowment for the Humanities (NEH). Seminar tersebut ditujukan bagi dosen universitas, guru sekolah menengah, dan mahasiswa sarjana, dengan tema antara lain kebudayaan Romawi pada masa Augustus, agama Romawi dalam konteks kebudayaan, mitologi dan sejarah dalam sastra Romawi, serta pengajaran Iliad, Odyssey, dan Aeneid.[5]
Ia menjadi anggota Dewan Penasihat Classical School di American Academy in Rome dari 1967 hingga 2017 dan pernah menjadi ketuanya pada 1982–1985. Galinsky juga memegang jabatan dalam Classical Association of the Middle West and South, Vergilian Society of America, Association of Departments of Foreign Languages, serta sejumlah dewan redaksi jurnal kajian klasik.[3]
Penghargaan dan kehormatan
Galinsky menerima berbagai penghargaan untuk penelitian dan pengajaran, antara lain:
- Guggenheim Fellowship dan hibah Fulbright untuk penelitian di Italia pada 1972–1973;
- Teaching Excellence Award dari American Philological Association pada 1979;
- Humboldt Senior Research Award pada 1993 dan Humboldt Foundation Reinvitation Award pada 1998;
- Robert W. Hamilton Faculty Author Award dari Universitas Texas di Austin pada 1997;
- President's Associates Award for Teaching Excellence dari Universitas Texas di Austin pada 1999;
- Max Planck Research Award pada 2009; dan
- gelar doktor kehormatan dalam bidang filologi dari Universitas Ruhr Bochum pada 2011.[3][7]
Gelar kehormatan di Bochum diberikan sebagai pengakuan atas penelitian Galinsky dan kontribusinya terhadap kerja sama internasional. Dalam upacara pada Desember 2011, mahasiswa dan alumni filologi klasik universitas tersebut mementaskan kembali drama musikal Latin tahun 1704, Pietas in Peregrinos.[2]
Kehidupan pribadi dan kematian
Galinsky memiliki dua putra dan beberapa cucu. Di luar kegiatan akademik, ia menyukai perjalanan, bahasa, makanan Italia, serta olahraga. Ia sering kembali ke Roma dan menghabiskan sebagian waktunya di Jerman selama pelaksanaan proyek Memoria Romana.[6]
Ia meninggal dengan tenang di rumahnya di Austin pada 9 Maret 2024, setelah menderita sakit berkepanjangan. Galinsky berusia 82 tahun.[6][2]
Dalam obituarinya, Fakultas Filologi Universitas Ruhr Bochum menyoroti pendekatan holistik Galinsky yang mengintegrasikan sastra, sejarah, arkeologi, agama, dan seni. Universitas Texas juga mengenangnya sebagai tokoh yang berperan besar dalam pengembangan departemen kajian klasik serta sebagai pengajar dan pembimbing bagi beberapa generasi mahasiswa.[2][6]
Karya terpilih
Buku yang ditulis
- Galinsky, Karl (1969). Aeneas, Sicily, and Rome (dalam bahasa Inggris). Princeton: Princeton University Press.
- Galinsky, Karl (1972). The Herakles Theme: The Adaptations of the Hero in Literature from Homer to the Twentieth Century (dalam bahasa Inggris). Oxford: Blackwell.
- Galinsky, Karl (1975). Ovid's Metamorphoses: An Introduction to the Basic Aspects (dalam bahasa Inggris). Berkeley: University of California Press. ISBN 978-0-520-02848-7.
- Galinsky, Karl (1992). Classical and Modern Interactions: Postmodern Architecture, Multiculturalism, Decline, and Other Issues (dalam bahasa Inggris). Austin: University of Texas Press. ISBN 978-0-292-72753-3.
- Galinsky, Karl (1996). Augustan Culture: An Interpretive Introduction (dalam bahasa Inggris). Princeton: Princeton University Press. ISBN 978-0-691-05890-0.
- Galinsky, Karl (2012). Augustus: Introduction to the Life of an Emperor (dalam bahasa Inggris). Cambridge: Cambridge University Press. doi:10.1017/CBO9781139043746. ISBN 978-0-521-74442-3.
Buku yang disunting
- Galinsky, Karl, ed. (1974). Perspectives on Roman Poetry: A Classics Symposium (dalam bahasa Inggris). Austin: University of Texas Press.
- Galinsky, Karl, ed. (1992). The Interpretation of Roman Poetry: Empiricism or Hermeneutics? (dalam bahasa Inggris). Frankfurt: Peter Lang.
- Galinsky, Karl, ed. (2005). The Cambridge Companion to the Age of Augustus (dalam bahasa Inggris). Cambridge: Cambridge University Press. doi:10.1017/CCOL0521807964. ISBN 978-0-521-00393-3.
- Galinsky, Karl, ed. (2014). Memoria Romana: Memory in Rome and Rome in Memory. Memoirs of the American Academy in Rome, Supplementary Volume 10 (dalam bahasa Inggris). Ann Arbor: University of Michigan Press. ISBN 978-0-472-11943-1.
- Galinsky, Karl; Lapatin, Kenneth, ed. (2015). Cultural Memories in the Roman Empire (dalam bahasa Inggris). Los Angeles: Getty Publications. ISBN 978-1-60606-462-7.
- Galinsky, Karl, ed. (2016). Memory in Ancient Rome and Early Christianity (dalam bahasa Inggris). Oxford: Oxford University Press. ISBN 978-0-19-874476-4.
Artikel dan bab terpilih
- Galinsky, Karl (1966). "The Hercules-Cacus Episode in Aeneid VIII". American Journal of Philology (dalam bahasa Inggris). 87 (1): 18–51. doi:10.2307/292973.
- Galinsky, Karl (1968). "Aeneid V and the Aeneid". American Journal of Philology (dalam bahasa Inggris). 89 (2): 157–185. doi:10.2307/293134.
- Galinsky, Karl (1981). "Augustus' Legislation on Morals and Marriage". Philologus (dalam bahasa Inggris). 125: 126–144.
- Galinsky, Karl (1988). "The Anger of Aeneas". American Journal of Philology (dalam bahasa Inggris). 109 (3): 321–348. doi:10.2307/294703.
- Galinsky, Karl (1992). "Venus, Polysemy, and the Ara Pacis Augustae". American Journal of Archaeology (dalam bahasa Inggris). 96 (3): 457–475. doi:10.2307/506069.
- Galinsky, Karl (2020). "Freedom of Speech in the Late Roman Republic and the Reign of Augustus: How Much of an Issue?". Arethusa (dalam bahasa Inggris). 53 (2): 247–261. doi:10.1353/are.2020.0010.
Lihat pula
- Augustus
- Zaman Augustus
- Filologi klasik
- Sastra Latin
- Agama di Romawi kuno
- Memori budaya
- Penerimaan karya klasik
Referensi
- ^ a b c "Karl Galinsky (1942–2024)" (dalam bahasa Inggris). College of Liberal Arts, The University of Texas at Austin. Diakses tanggal 3 Agustus 2026.
- ^ a b c d e f g h i Glei, Reinhold (19 Maret 2024). "Nachruf auf Prof. Dr. Dr. h.c. Karl Galinsky (1942–2024)" (dalam bahasa Jerman). Fakultät für Philologie, Ruhr-Universität Bochum. Diakses tanggal 3 Agustus 2026.
- ^ a b c d e f g h i j k l m n o "Karl Galinsky, Curriculum Vitae" (PDF) (dalam bahasa Inggris). The University of Texas at Austin. 2021. Diakses tanggal 3 Agustus 2026.
- ^ a b c d e f "Memoria Romana: Memory in Roman Civilization" (dalam bahasa Inggris). The University of Texas at Austin. 22 Desember 2014. Diakses tanggal 3 Agustus 2026.
- ^ a b c d e "Galinsky, Gotthard Karl". Database of Classical Scholars (dalam bahasa Inggris). Rutgers, The State University of New Jersey. Diakses tanggal 3 Agustus 2026.
- ^ a b c d e f g "G. Karl Galinsky '63" (dalam bahasa Inggris). Bowdoin College. 9 Maret 2024. Diakses tanggal 3 Agustus 2026.
- ^ a b "Prof. Dr. Dr. h.c. Karl Galinsky" (dalam bahasa Inggris). Center for Religious Studies, Ruhr-Universität Bochum. Diakses tanggal 3 Agustus 2026.
- ^ "The Cambridge Companion to the Age of Augustus" (dalam bahasa Inggris). Cambridge University Press. 2005. Diakses tanggal 3 Agustus 2026.
- ^ "Augustus: Introduction to the Life of an Emperor" (dalam bahasa Inggris). Cambridge University Press. 2012. Diakses tanggal 3 Agustus 2026.
- ^ "Max Planck Research Award" (dalam bahasa Inggris). Max-Planck-Gesellschaft. Diakses tanggal 3 Agustus 2026.
Pranala luar
- "Karl Galinsky (1942–2024)" (dalam bahasa Inggris). The University of Texas at Austin.
- "Memoria Romana" (dalam bahasa Inggris). The University of Texas at Austin.
- "Karl Galinsky". Database of Classical Scholars (dalam bahasa Inggris). Rutgers University.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.