Laban (tumbuhan)
Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. (Januari 2025) |
| Laban
| |
|---|---|
| Vitex pinnata | |
| Status konservasi | |
| Risiko rendah | |
| IUCN | 62019896 |
| Taksonomi | |
| Kerajaan | Plantae |
| Ordo | Lamiales |
| Famili | Lamiaceae |
| Genus | Vitex |
| Spesies | Vitex pinnata Linnaeus, 1753 |
Laban atau Alaban (latin: Vitex pinnata) adalah pohon dari famili Lamiaceae. Ini berasal dari Asia Selatan dan Asia Tenggara. Tumbuh lambat, akhirnya mencapai ketinggian 20 meter dengan tinggi 1–3 m. batang keliling. Ini fitur kulit abu-abu-coklat-kuning. Daunnya semerbak harum.
Keterangan
Kulit kayunya pecah-pecah, bersisik, dan berwarna abu-abu kekuningan hingga coklat pucat. Kulit bagian dalam berwarna kuning pucat menjadi hijau saat terpapar. Gubalnya berwarna kuning lunak sampai coklat. Daunnya 3- atau 5-foliolat. Selebaran hampir sessile. Dua terluar biasanya jauh lebih kecil dari yang lain, bulat telur atau elips. Mereka adalah 3–25 panjang cm, 1,5–10 lebar cm; alasnya membulat hingga agak berbentuk baji. Puncaknya runcing; margin seluruhnya; vena sekunder datang dalam 10-20 pasang. Perbungaannya adalah malai terminal. Bunganya berwarna biru keputihan. Buahnya 5–8 diameter mm; matang hitam [1]
Distribusi
Di wilayah Indo-Malaysia ditemukan di Kalimantan, Sabah, Sarawak, dan lintas Kalimantan.[1] Ini dapat ditemukan di India, Sri Lanka dan Kamboja. Di Filipina spesies ini hanya dikenal di pulau Palawan, Culion dan Tawi-Tawi [2]
Ekologi
Tumbuh dengan baik biasanya di hutan sekunder, di tepi sungai dan di sepanjang jalan termasuk di lahan marginal seperti kawasan alang-alang cylindrica .[1][3] Spesies ini tampaknya mentolerir kebakaran biasa. Pada kondisi tropis seperti di Kalimantan Timur, pembungaan dan pembuahan hampir terus menerus dari Januari hingga Desember. Buahnya dimakan burung dan bijinya membutuhkan cahaya untuk berkecambah.[3]
Referensi
- ^ a b c Keßler, P.J.A., 2000. A Manual to 300 selected species. Secondary forest trees of Kalimantan, Indonesia. Tropenbos Kalimantan series 3, 198
- ^ De Kok, R., 2008. The genus Vitex (Labiatae) in the flora Malesiana region, excluding New Guinea. KEW Bulletin. Vol 63, 17-40.
- ^ a b Yassir, I., Van der Kamp, J., Buurman, P., 2010. Secondary succession after fire in Imperata grasslands of East Kalimantan, Indonesia. Agriculture, Ecosystems and Environment, 137: 172-18.
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.