Madu kurma

Rub adalah sirup kental yang diekstrak dari kurma.

Madu kurma, sirup kurma, molase kurma, debes (bahasa Arab: دِبس, pelafalan [dibs]), atau rub (bahasa Arab: رُب, pelafalan [rubb]; bahasa Ibrani: דְּבַש תמריםdvash tmarim or סילאן, silan; bahasa Persia: شیره خرما) adalah sirup buah kental berwarna cokelat tua dengan rasa yang sangat manis, dihasilkan dari ekstraksi buah kurma yang telah matang. Sirup ini banyak digunakan dalam kuliner Timur Tengah dan Afrika Utara, baik sebagai pemanis alami maupun bahan dasar untuk berbagai hidangan tradisional dan modern.

Sejarah

Penggunaan madu kurma telah dikenal sejak zaman kuno. Kitab Ulangan dalam Alkitab Ibrani, ketika menggambarkan kelimpahan Tanah Suci, menyebut madu sebagai salah satu anugerahnya. Teks-teks rabinik seperti Talmud Yerusalem dan Sifre menafsirkan madu yang dimaksud bukan sebagai madu lebah, melainkan madu kurma.[1][2] Bukti arkeologis dari Yerusalem mendukung penggunaan madu kurma pada masa tersebut. Sebuah kendi penyimpanan yang ditemukan di sebuah bangunan yang hancur selama pengepungan Yerusalem pada tahun 586 SM memiliki tanda bergambar pohon palem, yang menunjukkan bahwa kendi itu digunakan untuk menyimpan madu kurma.[3]

Sejarawan Yahudi abad pertama, Yosefus, dalam catatannya mengenai oasis di Yerikho dan berbagai jenis kurma yang tumbuh di wilayah Yudea, menyebut bahwa “jenis kurma terbaik, ketika diperas, menghasilkan madu yang sangat baik dan tidak jauh berbeda tingkat kemanisannya dari madu lainnya”.[2] Dari periode yang sama, sisa-sisa sebuah instalasi yang diidentifikasi sebagai alat pemeras kurma untuk produksi madu kurma ditemukan di pemukiman Qumran yang berdekatan.[4]

Nutrisi

Sirup kurma kaya akan monosakarida glukosa dan fruktosa.[5] Kandungan ini membuat sebagian besar gula di dalamnya mudah diserap ke dalam aliran darah, sehingga mampu meningkatkan kadar glukosa darah lebih cepat dan efisien dibandingkan sirup lainnya. Sirup kurma juga memiliki kandungan magnesium dan kalium yang lebih tinggi dibandingkan beberapa pemanis alami seperti sirup mapel dan madu, sehingga dalam beberapa tahun terakhir menjadi alternatif populer pengganti gula.[6] Selain itu, sirup kurma mengandung antioksidan tinggi berkat kandungan fenolik dan flavonoidnya yang melimpah,[7][8][9] serta telah terbukti memiliki aktivitas antiinflamasi.[10][11]

Referensi

  1. ^ Deuteronomy, 8:8; Jerusalem Talmud, Bikkurim 1:3; Sifri, Tavo 60
  2. ^ a b Goor, Asaph (1967). "The History of the Date through the Ages in the Holy Land". Economic Botany. 21 (4): 324, 326. Bibcode:1967EcBot..21..320G. doi:10.1007/BF02863157. ISSN 0013-0001. JSTOR 4252895.
  3. ^ Magness, Jodi (2024). Jerusalem through the ages: from its beginnings to the Crusades. New York, NY: Oxford University Press. hlm. 98. ISBN 978-0-19-093780-5.
  4. ^ Taylor, Joan E. (2006-01-01), "Khirbet Qumran in Period III", Qumran: The Site of the Dead Sea Scrolls: Archaeological Interpretations and Debates (dalam bahasa Inggris), Brill, hlm. 143, doi:10.1163/9789047407973_007, ISBN 978-90-474-0797-3, diakses tanggal 2025-04-14
  5. ^ Bouhlali, Emiad dine Tariq; Derouich, Mgal; Meziani, Reda; Bourkhis, Boucha; Filali-Zegzouti, Younes; Alem, Chakib (2020). "Nutritional, mineral and organic acid composition of syrups produced from six Moroccan date fruit (Phoenix dactylifera L.) varieties". Journal of Food Composition and Analysis. 93 103591. doi:10.1016/j.jfca.2020.103591. S2CID 225554702.
  6. ^ "Date Lady Nutrition Information". Date Lady. Diakses tanggal 2018-11-09.
  7. ^ Abbès, Fatma; Kchaou, Wissal; Blecker, Christophe; Ongena, Marc; Lognay, Georges; Attia, Hamadi; Besbes, Souhail (2013). "Effect of processing conditions on phenolic compounds and antioxidant properties of date syrup". Industrial Crops and Products. 44: 634–642. doi:10.1016/j.indcrop.2012.09.008.
  8. ^ Bouhlali, Emiad dine Tariq; Bammou, Mohamed; Sellam, Khalid; Benlyas, Mohamed; Alem, Chakib; Filali-Zegzouti, Younes (2016). "Evaluation of antioxidant, antihemolytic and antibacterial potential of six Moroccan date fruit (Phoenix dactylifera L.) varieties". Journal of King Saud University - Science. 28 (2): 136–142. doi:10.1016/j.jksus.2016.01.002.
  9. ^ Taleb, Hajer; Maddocks, Sarah; Morris, Keith; Kanekanian, Ara (2016). "The Antibacterial Activity of Date Syrup Polyphenols against S. aureus and E. coli". Frontiers in Microbiology. 7 (198): 198. doi:10.3389/fmicb.2016.00198. PMC 4768629. PMID 26952177.
  10. ^ Taleb, Hajer; Morris, Keith; Withycombe, Cathryn; Maddocks, Sarah; Kanekanian, Ara (2016). "Date syrup–derived polyphenols attenuate angiogenic responses and exhibits anti-inflammatory activity mediated by vascular endothelial growth factor and cyclooxygenase-2 expression in endothelial cells". Nutrition Research. 36 (7): 636–647. doi:10.1016/j.nutres.2016.02.010. PMID 27333954.
  11. ^ Bouhlali, Emiad dine Tariq; Hilaly, Jaouad El; Ennassir, Jamal; Benlyas, Mohamed; Alem, Chakib; Amamrouch, Mohamed-Yassine; Filali-Zegzouti, Younes (2018). "Anti-inflammatory properties and phenolic profile of six Moroccan date fruit (Phoenix dactylifera L.) varieties". Journal of King Saud University - Science. 30 (4): 519–526. doi:10.1016/j.jksus.2017.08.011.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya