Melaleuca cajuputi

Gelam
Melaleuca cajuputi
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Rosidae
Ordo: Myrtales
Famili: Myrtaceae
Genus: Melaleuca
Spesies:
M. cajuputi
Nama binomial
Melaleuca cajuputi
Sinonim[1]

Melaleuca cajuputi, yang lebih dikenal sebagai atau samet putih, merupakan anggota keluarga Myrtaceae dan tersebar luas di Australia, Asia Tenggara, Papua Nugini, serta Kepulauan Selat Torres. Pohon dari tanaman ini berukuran sedang hingga tinggi, memiliki kulit batang tipis menyerupai kertas, daun muda berwarna keperakan, dan bunga berbentuk bulir berwarna putih atau kehijauan. Spesies ini memiliki nilai ekonomi penting karena menjadi sumber utama dari minyak kayu putih.

Deskripsi

Melaleuca cajuputi merupakan pohon berukuran sedang hingga besar, biasanya mencapai tinggi sekitar 35 meter, dan dalam beberapa kasus dapat tumbuh hingga 46 meter. Batangnya memiliki kulit tipis menyerupai kertas dengan warna abu-abu, kecokelatan, atau keputihan. Tunas mudanya ditutupi bulu halus yang akan hilang seiring pertumbuhan. Daunnya tersusun berselang-seling, berukuran panjang antara 40–140 milimeter dan lebar 7,5–60 milimeter, dengan bentuk meruncing di kedua ujung. Bunganya berwarna putih, krem, atau kekuningan kehijauan, tersusun dalam bentuk bulir padat di ujung cabang yang terus memanjang setelah berbunga, meskipun terkadang juga muncul di ketiak daun bagian atas. Setiap bulir bunga mengandung 8 hingga 20 kelompok, dengan tiap kelompok terdiri dari tiga bunga. Benang sarinya tersusun dalam lima gugus mengelilingi bunga, masing-masing berisi 6 hingga 18 benang sari. Waktu berbunga bergantung pada subspesiesnya. Setelah berbunga, pohon ini menghasilkan buah berkayu berbentuk cangkir kecil yang tumbuh berkelompok longgar di sepanjang cabang, dengan panjang setiap buah sekitar 2–2,8 milimeter.[2]

Kegunaan

Di Thailand, daun tanaman ini digunakan untuk membuat teh herbal yang dipercaya dapat membantu mengobati berbagai keluhan kesehatan. Di banyak wilayah Asia seperti Indonesia, minyak yang dihasilkan dari pohon ini dikenal sebagai minyak kayu putih digunakan sebagai obat gosok dan inhalan.[3]

Secara komersial, minyak kayu putih umumnya diekstraksi dari Melaleuca cajuputi subsp. cajuputi. Minyak ini berupa cairan kuning pucat dan mengandung hingga 60% senyawa 1,8-cineole, yang berperan sebagai komponen antimikroba utama. Minyak kayu putih dianggap tidak beracun dan tidak menyebabkan sensitivitas, meskipun pada kadar tinggi dapat menimbulkan iritasi kulit. Selain digunakan sebagai pengusir serangga, minyak ini juga berfungsi sebagai penenang, pereda otot tegang, serta membantu mengatasi infeksi cacing gelang dan gangguan saluran kemih. Di luar fungsi medis, minyak kayu putih juga digunakan untuk memberi rasa pada makanan dan menambah aroma pada sabun serta produk kosmetik.[4]

Referensi

  1. ^ a b "Melaleuca cajuputi". Plants of the World Online. Diakses tanggal 26 August 2021.
  2. ^ Brophy, Joseph J.; Craven, Lyndley A.; Doran, John C. (2013). Melaleucas : their botany, essential oils and uses. Canberra: Australian Centre for International Agricultural Research. hlm. 104–105. ISBN 9781922137517. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ^ Tanit; Nuyim (2010). "Potentiality of Melaleuca cajuputi Powell Cultivation to Develop for Economic Plantation Purpose".
  4. ^ Noor Zarina Abd Wahab, Samhani Ismail dan Nur Saidatul Aqilah Ja’afar (2022-01-01). "Evaluation of Antibacterial Activity of Essential Oils of Melaleuca cajuputi Powell". Journal of Pure and Applied Microbiology (dalam bahasa American English). doi:10.22207/jpam.16.1.52. Diakses tanggal 2025-11-03.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya