Otoritas Alkitab

Membaca Alkitab, Jean-Baptiste Greuze, 1755

Dalam Kekristenan, istilah otoritas Alkitab merujuk pada dua gagasan yang saling melengkapi:

  • sejauh mana seseorang dapat memandang perintah-perintah dan doktrin-doktrin di dalam kitab suci Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru sebagai berotoritas atas keyakinan dan tindakan manusia;
  • sejauh mana proposisi-proposisi Alkitab akurat dalam hal sejarah dan sains.

Argumen yang mendukung otoritas Alkitab berasal dari klaim bahwa Allah telah mewahyukan diri-Nya dalam bentuk tulisan melalui penulis-penulis manusia dan bahwa informasi yang terkandung dalam kitab-kitab kanonis bukan berasal dari manusia.[1] Hal ini melibatkan, tapi tidak terbatas pada, pertanyaan mengenai ineransi Alkitab, infalibilitas Alkitab, penafsiran Alkitab, kritik Alkitab, dan hukum alkitabiah dalam Kekristenan.

Referensi

  1. ^ Contohnya, dalam ayat swarujuk: "Seluruh Kitab Suci diilhamkan Allah [...]" (2 Timotius 3:16).

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya