Parkir dobel
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Maret 2010) |

Parkir dobel adalah kegiatan parkir kendaraan baik mobil maupun sepeda motor yang dilakukan dipinggir jalan secara paralel berlapis dua atau bahkan bisa sampai lapis tiga, yang dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas tempat parkir di pinggir jalan atau pelataran parkir dan bahkan dilakukan juga digedung parkir. Parkir dobel merupakan salah satu bentuk pelanggaran parkir, pelanggaran seperti ini sering terjadi didaerah perkantoran ataupun di depan pusat kegiatan yang ramai dikunjungi seperti di depan sekolah, mal, pasar.
Dampak negatif parkir dobel
Dampak negatif dari kegiatan parkir dobel antara lain:
- menyempitnya lebar efektif jalur lalu lintas sebesar lebar kendaraan yang mengakibatkan berkurangnya kapasitas jalan sampai dengan 1200 kendaraan perjam. Keadaan ini akan mengakibatkan kemacetan lalu lintas terutama dijalan yang arus lalu lintasnya tinggi.
- kendaraan yang sedang parkir di dalam akan sulit keluar dari ruang parkir harus didorong oleh juru parkir ataupun pemilik kendaraan yang akan keluar dari ruang parkir. Masalah yang selalu timbul adalah kendaraan yang parkir lupa bawa kendaraan harus diparkir tanpa dipasang rem parkir, atau tidak masuk dalam gigi percepatan, hal ini sering mengakibatkan perselisihan dengan pengendara yang menghambat kendaraan keluar dari ruang parkir.
- menurunkan budaya tertib masyarakat karena membiarkan pelanggaran terjadi. Parkir dobel biasanya difasilitasi oleh juru parkir untuk mengakomodasi kebutuhan parkir yang melebihi daya tampung ruang parkir yang ada serta juru parkir mendapatkan tambahan pendapatan.
- Kendaraan yang saling bersenggolan dan mengakibatkan lecet pada kendaraan yang diparkir pada saat mengeluarkan parkir dan juga karena gang parkir lebih sempit yang mempersulit ruang gerak kendaraan.
Langkah untuk mengedalikan parkir dobel
Untuk mengendalikan parkir dobel dapat dilakukan dengan:
- Penempatan perambuan yang jelas, misalnya dengan menambahkan papan tambahan dengan tulisan "paralel satu baris" di bawah papan rambu parkir, serta ruang parkir dilengkapi dengan marka ruang parkir,
- Pelaksanaan pegakan hukum terhadap kendaraan yang diparkir dobel, baik ditilang atau ditarik dengan mobil derek,
- Pemberian sanksi kepada juru parkir yang membiarkan dilakukannya parkir dobel.
Lihat pula
Pranala luar
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.