Perang Aceh II

Perang Aceh II
Bagian dari Perang Aceh

Petugas KNIL berjaga di Kraton pada tahun 1874
Tanggal1873–1875
LokasiKesultanan Aceh
Pihak terlibat
Hindia Belanda Kesultanan Aceh
Tokoh dan pemimpin
Tidak diketahui Alauddin Mahmud Syah II #
Alauddin Daud Syah II
Kekuatan
10.000+ Tidak diketahui
Korban
1.400 tewas (termasuk karena Kolera) Tidak diketahui
Pada Ekspedisi Aceh Kedua KNIL menerjunkan senjata modern kaliber 12 cm.

Belanda mengirimkan ekspedisi kedua di Aceh pada akhir tahun 1873 selama Perang Aceh menyusul kegagalan Ekspedisi Aceh Pertama dari Tentara Kerajaan Hindia Belanda ke Aceh.

Saat itu ekspedisi ini merupakan salah satu ekspedisi Belanda terbesar yang pernah dilancarkan di kepulauan Indonesia, ekspedisi tersebut terdiri dari 8.500 tentara, 4.500 abdi dan kuli, dan kemudian ditambah cadangan 1.500 tentara. Baik orang Belanda maupun Aceh menderita penyakit (kebanyakan kolera) selama masa ini. 1.400 tentara kolonial tewas antara bulan November 1873 dan April 1874. Setelah rakyat Aceh meninggalkan ibu kota mereka, Banda Aceh, Belanda pindah ke ibu kota pada bulan Januari 1874 karena mengira orang Aceh telah menyerah dan mereka telah memenangkan perang. Mereka mengumumkan bahwa Kesultanan Aceh dibubarkan dan Aceh dianeksasi.

Oleh karena itu, pihak asing tidak mau ikut campur, tetapi perlawanan dari masyarakat Aceh tetap ada. Sultan Mahmud Syah dan para pengikutnya menyingkir ke perbukitan dan hutan wilayah Aceh, di mana Sultan Mahmud akhirnya meninggal karena kolera. Rakyat Aceh mencanangkan cucu muda Tuanku Ibrahim yang bernama Tuanku Muhammad Da'ud sebagai Alauddin Muhammad Da'ud Syah II (memerintah 1875-1903) dan melanjutkan perjuangannya di wilayah perbukitan dan hutan sebagai gerilyawan.

Referensi

  • Ricklefs, M. C. (1981). A History of Modern Indonesia since c.1300, Second Edition. MacMillan. ISBN 0-8047-2194-7.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya