Petai siam


Petai siam
Acacia pennata Suntingan nilai di Wikidata
Taksonomi
KerajaanPlantae
OrdoFabales
FamiliFabaceae
TribusAcacieae
GenusAcacia
SpesiesAcacia pennata Suntingan nilai di Wikidata
Willd., 1806
Tata nama
BasionimMimosa pennata (mul) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Sinonim takson

Petai siam (Senegalia pennata) merupakan jenis perdu atau pohon tropis kecil yang endemik di Asia Selatan dan Asia Tenggara. Pertumbuhan pohon pada petai siam dapat mencapai tinggi hingga 5 meter. Daun pada petai siam menyirip ganda dengan pinnules linier-lonjong dan gundul. Bunganya yang berwarna kekuningan berupa malai terminal dengan kepala bulat. Polongnya tipis, rata dan panjang dengan jahitan tebal.

Kegunaan

Kuliner

Telur dadar petai siam; hidangan Burma yang populer
Masakan Thailand. Daun petai siam goreng dengan Nam phrik kapi

Pada Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, Indonesia, Acacia pennata yang dikenal dengan nama lokal “katu” dimanfaatkan sebagai bahan pelengkap dalam berbagai hidangan tradisional, salah satunya adalah nasu cemba. Nasu cemba adalah masakan khas Enrekang yang berbahan dasar daging, dimasak dengan bumbu rempah yang kuat seperti lengkuas, bawang, dan cabai, menghasilkan cita rasa pedas dan gurih yang khas. Dalam beberapa resep lokal, daun muda katu ditambahkan untuk memberikan aroma harum yang unik serta menambah cita rasa asam ringan yang memperkaya rasa keseluruhan masakan. Kehadiran katu dalam nasu cemba tidak hanya memperkaya kuliner daerah, tetapi juga mencerminkan kearifan lokal dalam memanfaatkan sumber daya alam sekitar sebagai bagian dari identitas budaya dan tradisi kuliner Enrekang.

Di negara bagian Mizoram dan Manipur dalam kawasan India Timur Laut, petai siam merupakan bahan masakan asli seperti kaang-hou (sayuran goreng) dan eromba. Tanaman ini secara lokal dikenal sebagai khanghmuk di Hmar, khang di Meiteilon dan khanghu di Mizo.[butuh rujukan]

Di Burma, Kamboja, Laos, Indonesia dan Thailand, pucuk petai siam yang berbulu dimanfaatkan sebagai bahan dalam pembuatan sup, kari, telur dadar, dan tumis. Tunas yang dapat dimakan diambil sebelum menjadi keras dan berduri.[1]

Dalam masakan Thailand Utara, petai siam juga dimakan mentah dengan salad Thailand, seperti tam mamuang (salad mangga),[2] dan merupakan salah satu bahan kari kaeng khae.[3] Di Thailand Tengah dan Isan, biasanya petai siam direbus atau digoreng. Potongan telur dadar dan petai siam adalah salah satu bahan yang biasa digunakan dalam nam phrik pla thu dan biasa digunakan dalam kaeng som, kari asam Thailand.[butuh rujukan]

Di Vietnam, tanaman ini dibudidayakan di wilayah Barat Laut seperti provinsi Sơn La dan Lai Châu, oleh kelompok etnis Thái dan Khơ Mú sebagai sayuran lezat. Daunnya memiliki bau yang sangat menyengat, dan digunakan dalam salad (terutama dengan bunga eboni gunung - Bauhinia variegata), serta dalam masakan tumis, ikan bakar, daging babi atau kerbau.[butuh rujukan]

Referensi

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya