Senegalia senegal

Senegalia senegal
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Rosidae
Ordo: Fabales
Famili: Fabaceae
Genus: Senegalia
Spesies:
S. senegal
Nama binomial
Senegalia senegal
(L.) Britton
Sinonim[1]
  • Acacia circummarginata Chiov.
  • Acacia cufodontii Chiov.
  • Acacia glaucophylla sensu Brenan
  • Acacia kinionge sensu Brenan
  • Acacia oxyosprion Chiov.
  • Acacia rupestris Boiss.
  • Acacia senegal (L.) Willd.
  • Acacia senegal subsp. modesta (Wall.) Roberty
  • Acacia senegal subsp. senegalensis Roberty
  • Acacia somalensis sensu Brenan
  • Acacia sp. 1 F. White
  • Acacia spinosa Marloth & Engl.
  • Acacia thomasii sensu Brenan
  • Acacia volkii Suess.
  • Mimosa senegal L.

Senegalia senegal (sebelumnya dikenal sebagai Acacia senegal) adalah pohon gugur berduri kecil dari genus Senegalia. Pohon ini memiliki berbagai nama umum seperti akasia getah, pohon gom arab, dan gom sudan. Di beberapa wilayah India, pohon ini dikenal sebagai kher, khor, atau kumatiya. Pohon ini tumbuh di daerah semi-gurun di Afrika Sub-Sahara, serta di Oman, Pakistan, dan pesisir barat India, mencapai ketinggian 5–12 meter dengan batang berdiameter hingga sekitar 30 cm. Sudan menjadi produsen utama gom arab berkualitas tinggi yang dikenal secara lokal sebagai gom hasyab, berbeda dari spesies penghasil gom arab lain yang lebih rendah kualitasnya, termasuk akasia merah.[2][3][4]

Deskripsi

Senegalia senegal adalah pohon kecil hingga sedang yang biasanya tumbuh setinggi 3–12 meter dengan mahkota menyebar berbentuk payung dan cabang rendah. Batang pohon muda berwarna kuning‑cokelat halus, sedangkan pohon tua menjadi abu‑abu bersisik. Cabang dan rantingnya dilengkapi duri pendek yang sering muncul tepat di bawah ruas, kadang dalam kelompok tiga.[5]

Daunnya majemuk ganda dengan foliola kecil berbentuk memanjang, berwarna hijau muda hingga keabu‑abuan, dan gugur saat musim kering. Bunga berkelompok berbentuk spike, berwarna kuning pucat hingga krem, diikuti polong pipih berwarna kuning‑cokelat ketika matang. Penampilan pohon yang berduri dengan daun halus, bunga kuning, dan polong panjang ini khas bagi habitat padang sabana atau semi‑gurun tempat spesies ini tumbuh.[6]

Kegunaan

Pohon ini memiliki nilai ekonomi yang tinggi karena menghasilkan gom arab, yang digunakan sebagai aditif makanan, bahan kerajinan, dan kosmetik. Gom arab diperoleh dari getah yang mengering pada luka kulit kayu, dengan masing-masing pohon menghasilkan 200–300 gram. Sudan menyumbang sekitar 80 persen produksi gum arab dunia. Di India, khususnya di daerah Chauhatan, distrik Barmer, Rajasthan, gom arab juga diproduksi secara lokal dan dikenal dengan nama kummat (कुम्मट).[7][8]

Selain itu, daun muda pohon ini dimanfaatkan sebagai pakan ternak, sedangkan daun dan polongnya dimakan oleh ruminansia domestik maupun liar. Senegalia senegal juga dikenal dalam pengobatan tradisional karena sifat astringennya, digunakan untuk mengatasi perdarahan, bronkitis, batuk, diare, disentri, katarak, gonore, kusta, demam tifoid, dan infeksi saluran pernapasan atas. Akar yang dekat permukaan tanah serta kulit pohon dimanfaatkan untuk membuat tali yang kuat dan berbagai jenis bahan pengikat.[9][10]

Referensi

  1. ^ "Acacia senegal (L.) Willd. — the Plant List".
  2. ^ Pervez, Amjad; Ahmad, Syed Muzaffar; Lathiya, Shaher Bano; Khadijah, Erum (2009). "Food Habits of the Indian Crested Porcupine, Hystrix indica in Sindh, Pakistan". Pakistan Journal of Zoology. 41 (4): 321. ISSN 0030-9923. ProQuest 992958322.
  3. ^ "Kumatiya" (dalam bahasa American English). Slow Food Foundation for Biodiversity. Diakses tanggal 2025-11-28.
  4. ^ Suliman, Mohamed Osman (2011). The Darfur Conflict : Geography or Institutions. New York: Routledge. ISBN 978-0-415-88598-0.
  5. ^ "Senegalia senegal / IPlantz". www.iplantz.com. Diakses tanggal 2025-11-28.
  6. ^ "Senegalia senegal (L.) Britton | Plants of the World Online | Kew Science". Plants of the World Online (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-28.
  7. ^ ""Gum arabic in Sudan: production and socio-economic aspects, United Nations Food & Agricultural Organisation"". Diarsipkan dari asli tanggal 2017-08-10. Diakses tanggal 2025-11-28.
  8. ^ "हिंदी खबर, Latest News in Hindi, हिंदी समाचार, ताजा खबर". Patrika (dalam bahasa Hindi). Diakses tanggal 2025-11-28.
  9. ^ "Acacia senegal". www.hort.purdue.edu. Diakses tanggal 2025-11-28.
  10. ^ Wren, R.C. (1923). Potter's Cylopedia of Botanical Drugs and Preparations. London: Potter & Clark. hlm. 2.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya