Sungai Isawa


Sungai Isawa
胆沢川  (Jepang)
Sungai Isawa dari Jalan Prefektur 235 di Kanegasaki
Peta

Peta

Peta
Sungai Isawa dan Waduk Ishibuchi di Prefektur Iwate
PetaKoordinat: 39°11′11.940″N 141°8′8.650″E / 39.18665000°N 141.13573611°E / 39.18665000; 141.13573611
Lokasi
NegaraJepang
Ciri-ciri fisik
Hulu sungai 
 - lokasiGunung Yakeishi, Prefektur Iwate
 - elevasi1,000 m (3,281 ft)
Muara sungai 
 - lokasiSungai Kitakami, Ōshū, Iwate
Panjang279 km (173 mi)


Kereta barang melintasi Sungai Isawa di Jalur Utama JR Tohoku saat banjir pada bulan September 2007

Sungai Isawa (胆沢川, Isawagawa) adalah sebuah sungai di Prefektur Iwate, Jepang. Dengan panjang sekitar setengahnya, sungai ini menandai perbatasan antara Kota Kanegasaki dan Kota Ōshū. Sungai ini berhulu di Pegunungan Ōu, tepat di sebelah barat Gunung Yakeishi (1548 meter). Pada titik tertingginya, sungai ini disebut Sungai Sugiyachi (スギヤチ沢, Sugiyachizawa) dan mengalir ke selatan hingga melintasi Rute Nasional 397. Di sana, sungai ini berbelok ke barat dan mengikuti 397 hingga terhenti di Bendungan Ishibuchi.[1]

Pada tahun 2013, sebuah bendungan baru dijadwalkan selesai dibangun di hilir, bernama Bendungan Isawa. Setelah bendungan ini selesai, Bendungan dan waduk Ishibuchi akan terendam banjir sepenuhnya. Banyak penduduk setempat menentang pembangunan bendungan sebesar itu karena airnya dibendung untuk menyediakan air minum dan irigasi bagi penggunaan di tempat lain. Kekhawatiran lainnya adalah bahwa beban air yang besar akan memicu gempa bumi yang menghancurkan bendungan dan menyebabkan banjir besar. Seorang pekerja di bendungan baru tewas akibat longsoran batu dalam gempa bumi Iwate–Miyagi Nairiku 2008. Sungai Isawa terus mengalir ke timur-timur laut hingga bermuara di Sungai Kitakami di Distrik Mizusawa, Ōshū.

Sejarah

Pada tahun 802, setelah banyak pertempuran dengan Emishi, Sakanoue no Tamuramaro mendirikan Benteng Isawa di sisi selatan Sungai Isawa yang berbatasan dengan Kitakami. Lokasinya berada tepat di jantung wilayah Isawa di bawah kekuasaan Emishi. Penjajah Jepang umumnya membangun benteng mereka di selatan, di sisi timur atau barat sungai yang bermuara di Kitakami. Reruntuhannya masih terpelihara dan terdapat sebuah museum di dekatnya yang memamerkan peninggalan dari situs tersebut.

Penanda di Reruntuhan Palisade Tonomi di Kanegasaki. Pemandangan ke arah timur.

Benteng Emishi lawan yang disebut Tonomi Palisade (鳥海冊, tonomi-saku) didirikan di sisi utara Sungai Isawa pada tanggal yang tidak diketahui. Pada abad ke-11, benteng ini diduduki oleh Abe no Munetō. Pada tahun 1061, selama Perang Zenkunen (前九年合戦, zenkunen kassen), Abe no Munetō mengalahkan pasukan Minamoto dalam Pertempuran Tonomi Palisade. Tonomi Palisade sebagian hancur akibat pembangunan Jalan Tol Tōhoku, tetapi masih terdapat reruntuhan yang terpelihara, sebuah kuburan, dan kolam teratai yang indah di lokasi tersebut.

Pada tahun 1356, seorang pendeta dari sekte Soto Zen bernama Douaizenji (道愛禅師, Douaizenji) mendirikan sebuah kuil, Eitoku-ji (永徳寺, Eitoku-ji), di sisi utara Sungai Isawa di ujung barat wilayah yang sekarang disebut Kanegasaki. Lokasi ini dipilih karena sangat terpencil dan terisolasi untuk mendorong meditasi. Selama masa keemasannya di periode Kamakura, kuil ini mengklaim memiliki 408 kuil cabang di Kanto, Shizuoka, dan Niigata.

Keshogunan Tokugawa melarang agama Kristen pada tahun 1613, dan pada tahun 1620 penganiayaan terhadap umat Kristen mulai terlihat di wilayah Sendai. Pada musim dingin tahun 1623, seorang pendeta Portugis bernama Diego de Carvalho dan delapan pria Jepang ditangkap di hulu Sungai Isawa tempat mereka bersembunyi di bawah perlindungan Juan Goto, seorang pemimpin Kristen setempat. Mereka dikirim ke Sendai dan dipaksa berdiri di air Sungai Hirose yang membeku. Dua di antaranya tenggelam pada hari terakhir tahun itu, sementara sisanya meninggal di dekat lokasi Jembatan Ohashi yang sekarang berdiri pada 4 Januari 1624.

Referensi

  1. ^ 県営初の発電所 (PDF)

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya