Waduk Kuningan
| Waduk Kuningan | |
|---|---|
| Lokasi | Cibeureum, Kuningan, Jawa Barat |
| Kegunaan | Irigasi |
| Status | Digunakan |
| Mulai dibangun | 2013 |
| Mulai dioperasikan | 2021 |
| Biaya konstruksi | Rp 513 miiar |
| Pemilik | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat |
| Kontraktor | Wijaya Karya dan Brantas Abipraya |
| Bendungan dan saluran pelimpah | |
| Tipe bendungan | Urugan inti tegak |
| Tinggi (thalweg) | 43 m |
| Panjang | 229 m |
| Lebar puncak | 10 m |
| Membendung | Sungai Cikaro |
| Waduk | |
| Kapasitas normal | 25.900.000 m3 |
| Luas genangan | 221,59 hektar |
Waduk Kuningan adalah sebuah waduk yang terletak di Kuningan, Jawa Barat, Indonesia. Waduk ini dibangun dengan cara membendung aliran Sungai Cikaro di Desa Randusari, Kecamatan Cibeureum. Waduk ini diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 31 Agustus 2021.[1] Waduk ini dapat menampung air sebanyak 25,9 juta meter kubik dengan luas genangan mencapai 221,59 hektar.
Sejarah
Pembangunan waduk ini telah digagas pada tahun 1983. Setelah melewati sejumlah tahap, kontrak pembangunan bendungan dari waduk ini akhirnya diteken pada tahun 2013. Walaupun begitu, pembangunan bendungan belum dapat dimulai, karena proses pembebasan lahan masih belum selesai. Bendungan akhirnya mulai dibangun pada tahun 2015. Pembangunan bendungan kemudian dapat diselesaikan pada akhir tahun 2020 dengan total biaya pembangunan mencapai Rp 513 miliar.[2]
Manfaat
Waduk ini terutama difungsikan untuk mengairi lahan pertanian seluas 3.000 hektar di Kuningan dan Brebes. Waduk ini juga difungsikan untuk mereduksi debit banjir sebesar 213 meter kubik per detik dan menyediakan air baku sebesar 0,30 meter kubik per detik bagi 300.000 rumah di Kuningan dan Brebes. Selain itu, waduk ini juga difungsikan sebagai sarana budidaya perikanan air tawar, sarana olahraga air, sarana rekreasi, dsb. Air yang tertampung di waduk ini juga berpotensi untuk digunakan membangkitkan listrik melalui PLTM berkapasitas 0,5 MW.[3][4]
Referensi
- ^ Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Kuningan
- ^ 5 Fakta Bendungan Kuningan yang Baru Diresmikan Jokowi, Pernah Hampir Gagal Dibangun
- ^ Jokowi Resmikan Bendungan Kuningan
- ^ Joga, Nirwono dan Soetomo, Agus (2020). 75 Bendungan Sumber Kehidupan dan Kesejahteraan Rakyat (PDF) (dalam bahasa Indonesia). Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. hlm. 108–111. ISBN 978-623-94752-4-6. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Pranala luar
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.