Padang Lawas

Padang Lawas adalah sebuah kawasan budaya HinduBuddha di Provinsi Sumatera Utara. Wilayah Padang Lawas mencakup dua kabupaten yakni Kabupaten Padang Lawas dan Kabupaten Padang Lawas Utara. Di kawasan Padang Lawas terdapat peninggalan arkeologi dari masa Hindu dan Buddha dalam bentuk artefak, ekofak dan fitur. Kawasan Padang Lawas dikenali sebagai Panai dalam sejarah awal abad ke-11. Pengenalan ini tercatat dalam Prasasti Tanjore yang dibuat pada tahun 1030 hingga 1031 Masehi oleh Rajendra Chola I yang berkuasa di Kerajaan Chola. Pannai merupakan wilayah Sriwijaya yang ditaklukkan oleh Kerajaan Chola dengan wilayah yang dialiri sungai-sungai. Di Padang Lawas terdapat Kompleks Percandian Padang Lawas yang memiliki banyak candi.[1]

Referensi

  1. ^ Restiyadi, Andri (2012). "Penggambaran Singa di Padang Lawas, Provinsi Sumatera Utara". Dalam Soedewo, E., dkk. (ed.). Fauna dalam Arkeologi (PDF). Medan: Balai Arkeologi Medan. ISBN 978-979-98772-9-1. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: editors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya