Permeabilitas
Permeabilitas atau ketelapan (K) adalah salah satu parameter petrofisik yang berupa kemampuan batuan untuk dapat meloloskan zalir. Satuan permeabilitas yang umum digunakan ialah Darcy. Aliran zalir dalam media berpori berdasarkan Hukum Darcy diturunkan secara empiris sebagai berikut:
Dengan:
= Laju alir zalir, cm3/sec
= Luas penampang media berpori, cm2
= Kekentalan zalir, cps
= Perbedaan tekanan, atm (di mana )
= Panjang media berpori, cm
= Permeabilitas, Darcy
Pada umumnya seiring bertambahnya tingkat kesarangan pada suatu batuan maka akan diikuti dengan penambahan tingkat permeabilitas batuan tersebut, meskipun anggapan ini tidak selalu benar.
- Jenis-jenis permeabilitas dibedakan menjadi:
- Permeabilitas mutlak: Merupakan kemampuan batuan untuk dapat meloloskan satu jenis zalir yang 100% jenuh.
- Permeabilitas efektif: Merupakan kemampuan batuan untuk dapat meloloskan satu macam zalir apabila terdapat dua macam zalir yang tidak bercampur satu sama lain. Permeabilitas efektif akan memiliki nilai yang lebih kecil dibandingkan permeabilitas mutlak.
- Permeabilitas relatif: Merupakan perbandingan antara permeabilitas efektif dan mutlak. Makin besar saturasi air maka permeabilitas relatif air tersebut akan makin besar. Sebaliknya permeabilitas relatif minyak akan mengecil hingga nol saat kondisi Sw = Swc (critical water saturation).
- Faktor-faktor yang memengaruhi permeabilitas antara lain:
- Distribusi ukuran butir: Pada suatu batuan, apabila ukuran butirnya semakin beragam, maka pori-pori batuan akan makin kecil sehingga permeabilitas batuan juga akan makin kecil.
- Susunan butiran: Pada suatu batuan, apabila susunan butirannya semakin rapi, maka makin besar pula nilai permeabilitasnya.
- Geometri butiran: Pada suatu batuan, semakin menyudut geometri butiran, maka permeabilitasnya akan makin kecil.
- Hubungan antara pori: Makin bagus hubungan antara pori pada batuan, maka permeabilitasnya akan makin besar.
- Sementasi: Makin banyak kandungan semen dalam suatu batuan, maka nilai permeabilitas akan makin kecil.
- Kandungan lempung: Makin banyak kandungan lempung pada suatu batuan, maka makin kecil nilai permeabilitas batuan tersebut.
- Hubungan permeabilitas dengan kesarangan ialah sebagai berikut:
- Umumnya penambahan kesarangan akan diikuti dengan penambahan permeabilitas.
- Makin tua dan kompak suatu batuan, maka kesarangan dan permeabilitasnya akan makin kecil.
- Adanya peristiwa dolomit akan menambah nilai kesarangan dan permeabilitas.
- Permeabilitas dipengaruhi oleh besar, bentuk dan hubungan antara butir dalam suatu batuan.
Referensi
- Peng, Suping., & Zhang, Jincai. (2007). Engineering Geology for Underground Rocks. Berlin: Springer
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.