Shah Cheragh

Shah Cheragh
شاه چراغ
Eksterior mausoleum di 2016
PetaKoordinat: 29°36′35″N 52°32′36″E / 29.60972°N 52.54333°E / 29.60972; 52.54333
Agama
AfiliasiIslam
Cabang/tradisiSyiah (Dua Belas Pengikut)
Status keagamaan atau organisasiMausoleum dan masjid
StatusAktif
Lokasi
LokasiShiraz, Fars
NegaraIran
Shah Cheragh di Iran
Shah Cheragh
Lokasi mausoleum di Iran
Koordinat29°36′34.6″N 52°32′35.9″E / 29.609611°N 52.543306°E / 29.609611; 52.543306
Arsitektur
TipeArsitektur masjid
Gaya
Didirikan
  • Abad ke-13 (pembangunan)
  • Abad ke-16 (renovasi)
  • Abad ke-18 (rekonstruksi)
  • Abad ke-19(renovasi)
RampungEra Safavid
Spesifikasi
Kubah1 (mungkin banyak)
Menara2
Jumlah bangunan1 (Syed Amir Ahmad)
Bahan bangunanPlester; batu; ubin keramik; kaca
Para jemaah di makam yang dihias
Penetapan salah
Nama resmiMakam Shah-e Cheragh
JenisDibangun
Ditetapkan10 Juni 1942
No. referensi363
Organisasi konservasiKementerian Warisan Budaya, Pariwisata, dan Kerajinan Tangan Iran
[1]

Shah Cheragh (Persia: شاه چراغ, romanized: Shāh-é-Chérāgh, har.'King of Light'; Arab: شاه جراغ, romanizedŠāh-e Čerāḡ) adalah Kompleks pemakaman Syiah Dua Belas Imam yang terletak di Shiraz, Provinsi Fars, Iran. Kompleks yang dibangun pada abad ke-12 ini berpusat di sekitar mausoleum Sayyid Ahmad, putra Musa al-Kazim, yang dikenal sebagai Shah Cheragh (Raja Cahaya) yang diabadikan menjadi nama bangunan ini.[2][3][4]

Pada 10 Juni 1942, kompleks ini termasuk dalam Daftar Warisan Nasional Iran dan dikelola oleh Organisasi Warisan Budaya, Kerajinan Tangan, dan Pariwisata Iran. Kompleks ini merupakan salah satu situs paling suci dalam Islam Syiah Dua Belas Imam.

Sejarah

Penggalian arkeologis menunjukkan bahwa terdapat pemukiman di situs Shiraz pada periode prasejarah dan catatan aksara paku dari Persepolis, 57 kilometer (35 mi) di utara yang menunjukkan bahwa Shiraz merupakan kota penting pada zaman Akhemenia. Shiraz didirikan pada 684 M, setelah pasukan Arab menaklukkan Sassania. Dinasti Buyid (945-1055 M) menjadikan Shiraz sebagai ibu kota mereka, membangun masjid, istana, dan tembok kota yang besar. Pada abad ke-13 dan ke-14, Shiraz menjadi pusat sastra karena penyair Sa'adi dan Hafez, dimakamkan di kota ini. Selain itu, terdapat banyak monumen Islam yang megah di Shiraz seperti Masjid Jami Atigh.

Setelah penganiayaan terhadap sekte Syiah oleh Dinasti Abbasiyah, Sayyid Ahmad ibn Musa (juga dikenal sebagai Syed Amir Ahmad) dan saudaranya, Muhammad ibn Musa al-Kazim, yang keduanya merupakan saudara dari Ali al-Rida, mencari perlindungan di Shiraz. Amir Ahmad meninggal atau dibunuh pada 835 H (1431/1432 M). Di atas makamnya dibangun mausoleum berkubah sederhana pada abad ke-13, pada masa pemerintahan Salghurid, oleh menteri, seorang mantan pangeran Buyid, yang dikaitkan dengan Atabak Sa'ad Ebn-e-Zangi.[5]

Legenda masyarakat setempat menyebutkan bahwa makam tersebut ditemukan ketika ada cahaya muncul di atasnya dan menarik perhatian orang-orang, yang kemudian menceritakan kepada menteri tentang penemuan ini. Pada abad ke-14, makam mereka menjadi tujuan ziarah terkenal pada masa pemerintahan Injuid, ketika Ratu Tashi Khatun, ibu dari Ishaq Injoo, memperluas struktur makam dan mendirikan masjid serta madrasah di atas lahan makam tersebut.[5][2]

Pada masa Dinasti Safawi di abad ke-16, bangunan tersebut direnovasi secara besar-besaran.[2] Kemudian pada abad ke-18, Nader Shah menyumbangkan lampu gantung emas, yang digantung di bawah kubah.[4] Namun saat gempa bumi melanda Shiraz, kompleks Shah Cheragh pun mengalami kerusakan parah dan lampu gantung emas tersebut hilang pada saat itu. Setahun setelah gempa bumi, seorang pria bernama Qandeel menemukan sisa-sisa emas yang disumbangkan, yang kemudian Ia gunakan untuk membiayai rekonstruksi monumen pemakaman Shah Cheragh.[3]

Pada 1243 H (1827/1828 M) di masa pemerintahan Fath-Ali Shah Qajar, dilakukan renovasi seeprti pemasangan zarih perak di sekitar makam.[4] Pada 1958 M, kubah tersebut direkonstruksi.

Arsitektur

Kompleks bangunan ini terdiri dar masjid, mausoleum Sayyid Ahmad ibn Musa, dan museum sejarah.[2][4]

Mausoleum Sayyid Ahmad terbuat dari plester dan batu yang dihiasi dengan kubah besar dan di sekeliling makam terdapat zarih perak. Kubah makam dihiasi dengan ratusan ribu keping keramik yang dibuat dengan teliti dan dinding interiornya tertutupi oleh potongan kaca potong yang berkilauan dan bercampur dengan ubin warna-warni. Saat ini, kubah hanya tersisa kerangka logam yang selesai pada era Qajar yang menggantikan kubah asli era Safavid yang hancur akibat gempa bumi. Adapun bagian bawah kubah dihiasi oleh Kaligrafi Persia.[4]

Dekorasi di seluruh kompleks berupa mosaik kaca cermin, prasasti dari plester, pintu ditutupi panel perak, dan serambi serta sahn. Makam dikelilingi pagar berjeruji, berada di ceruk antara ruang di bawah kubah dan masjid. Penempatan ini merupakan praktik adat, sehingga tidak berada tepat di bawah kubah sama seperti situs ziarah lain di Shiraz. Terdapat 2 menara yang terletak di setiap ujung serambi berkolom.[5]

Museum

Selan itu, juga terdapat museum di dalam kompleks Shah Cheragh yang didirikan pada 1925. Museum ini menyimpan sekitar 600 tembikar dan karya seni tanah liat, serta beberapa koin dari era Parthia dan Sasaniyah. Selain itu, juga terdapat senjata (seperti pedang) dari era Safawi dan Qajar, manuskrip serta dokumen.[4]

Penembakan massal 2022

Pada 26 Oktober 2022, 15 orang tewas dalam penembakan massal di kompleks Shah Cheragh.[6] Ketiga pelaku digambarkan oleh media pemerintah Iran sebagai teroris takfiri. Dua penyerang telah ditangkap dan yang lainnya masih buron. Pada hari yang sama, ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.[7] Pihak berwenang Iran mengatakan bahwa para pelaku bukan warga Iran.[8] Kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim, menyatakan bahwa korban tewas termasuk anak-anak.[8] Perserikatan Bangsa-Bangsa mengeluarkan pernyataan mengutuk serangan terhadap situs keagamaan tersebut.[9]

Lihat juga

Referensi

  1. ^ "Shah Cheragh Shrine Complex". ArchNet.org. n.d. Diakses tanggal 22 March 2025.
  2. ^ a b c d چرا به امامزاده احمدبن موسی شاهچراغ در شیراز، شاه چراغ می گویند؟. beytoote.com (dalam bahasa Persia). Diakses tanggal 2023-11-26.
  3. ^ a b حرم شاهچراغ (ع): معرفی حرم امام‌زاده احمد بن موسی + تاریخچه و آدرس (dalam bahasa Persia). Diakses tanggal 2023-11-26.
  4. ^ a b c d e f آرامگاه شاه چراغ در شهر شعر و ادب شیراز (dalam bahasa Persia). Diarsipkan dari asli tanggal 2023-11-26. Diakses tanggal 2025-01-05.
  5. ^ a b c "Shah Cheragh Shrine". Iran Tourism and Touring Organization. 2025. Diakses tanggal 22 March 2025.
  6. ^ "Fifteen killed in attack on Shia mausoleum in southern Iran" (dalam bahasa Inggris (Britania)). BBC News. 2022-10-27. Diakses tanggal 2022-10-27.
  7. ^ "Attack on Shiraz shrine kills 15: Iranian state media" (dalam bahasa Inggris). Al Jazeera. Diakses tanggal 2022-10-27.
  8. ^ a b "Iran: gunmen kill at least 15 people at Shia shrine in Shiraz". The Guardian (dalam bahasa Inggris). 2022-10-26. Diakses tanggal 2022-10-27.
  9. ^ "UN condemns Shiraz terrorist attack" (dalam bahasa Inggris). Islamic Republic News Agency English. 2022-10-26. Diakses tanggal 2022-10-27.

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya