Harry Roesli

Harry Roesli
LahirDjauhar Zaharsyah Fachrudin Roesli
(1951-09-10)10 September 1951
Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Meninggal11 Desember 2004(2004-12-11) (umur 53)
Jakarta, Indonesia
Nama lainHarry Roesli
Pekerjaan
Tahun aktif1971—2004
Suami/istriKania Perdani Handiman (?—2004)
Anak2 (anak kembar)
Orang tuaRoeshan Roesli (ayah)
Kerabat
Karier musik
Genre
Instrumen
Artis terkait
IMDB: nm1258330 Musicbrainz: 27b6c1b0-6ce0-44ac-a619-0edfec735148 Discogs: 2256514 Modifica els identificadors a Wikidata

Djauhar Zaharsyah Fachrudin Roesli, (10 September 1951 – 11 Desember 2004) lebih dikenal sebagai Harry Roesli adalah tokoh dikenal melahirkan budaya musik kontemporer yang berbeda, komunikatif dan konsisten memancarkan kritik sosial. Karya- karyanya konsisten memunculkan kritik sosial secara lugas dalam watak musik teater lenong. Harry berpenampilan khas, berkumis, bercambang, berjanggut lebat, berambut gondrong dan berpakaian serba hitam.

Kehidupan

Karier

Pada awal 1970-an, namanya sudah mulai melambung. Saat membentuk kelompok musik Gang of Harry Roesli bersama Albert Warnerin, Indra Rivai dan Iwan A Rachman. Lima tahun kemudian (1975) kelompok musik ini bubar.

Di tengah kesibukannya bermain band, dia pun mendirikan kelompok teater Ken Arok, 1973. Setelah melakukan beberapa kali pementasan, antara lain, Opera Ken Arok di TIM Jakarta pada Agustus 1975, grup teater ini kemudian bubar, karena Harry mendapat beasiswa dari Ministerie Cultuur, Recreatie en Maatschapelijk Werk (CRM), belajar ke Rotterdam Conservatorium, Belanda. Selama belajar di negeri kincir angin itu, Harry juga aktif bermain piano di restoran-restoran Indonesia dan main band dengan anak-anak keturunan Ambon di sana. Selain untuk menyalurkan talenta musiknya sekaligus untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya yang tidak mencukupi dari beasiswa.

Gelar Doktor Musik diraihnya pada tahun 1981, kemudian selain tetap berkreasi melahirkan karya-karya musik dan teater, juga aktif mengajar di Jurusan Seni Musik di beberapa perguruan tinggi seperti Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung dan Universitas Pasundan Bandung.

Dia ini juga kerap membuat aransemen musik untuk teater, sinetron dan film, di antaranya untuk kelompok Teater Mandiri dan Teater Koma. Juga menjadi pembicara dalam seminar-seminar di berbagai kota di Indonesia dan luar negeri, serta aktif menulis di berbagai media, salah satunya sebagai kolumnis Kompas Minggu.

Selain itu juga membina para seniman jalanan dan kaum pemulung di Bandung lewat Depot Kreasi Seni Bandung (DKSB) yang didirikannya. Rumahnya di Jl WR Supratman 57 Bandung dijadikan markas DKSB. Rumah inilah yang pada tahun 1998 menjadi pusat aktivitas relawan Suara Ibu Peduli di Bandung. Rumah ini ramai dengan kegiatan para seniman jalanan dan tempat berdiskusi para aktivis mahasiswa. Dimana kerap lahir karya-karya yang sarat kritik sosial dan bahkan bernuansa pemberontakan terhadap kekuasaan Orde Baru. Bersama DKSB dan Komite Mahasiswa Unpar, Harry Roesli mementaskan pemutaran perdana film dokumenter Tragedi Trisakti dan panggung seni dalam acara "Gelora Reformasi" di Universitas Parahyangan [1] Diarsipkan 2023-08-16 di Wayback Machine.. Dalam acara ini kembali dinyanyikan lagu Jangan Menangis Indonesia dari album LTO (Lima Tahun Oposisi), Musica Studio, 1978.

Setelah reformasi, saat pemerintahan BJ Habibie, salah satu karyanya yang dikemas 24 jam nonstop juga nyaris tidak bisa dipentaskan. Juga pada awal pemerintahan Megawati, dia sempat diperiksa Polda Metro Jaya gara-gara memelesetkan lagu wajib Garuda Pancasila setelah Abdurrahman Wahid dimakzulkan.

  • Pendiri dan pemain grup musik Gang of Harry Roesli bersama Albert Warnerin, Indra Rivai, dan Iwan A Rachman (1971-1975)
  • Pendiri grup teater Ken Arok (1973-1977)
  • Guru besar psikologi musik Universitas Pendidikan (UPI), Bandung dan Universitas Pasundan, Bandung
  • Pimpinan Depot Kreasi Seni Bandung (DKSB)

Pendidikan

  • SMA Negeri 2 Bandung (1967-1969)
  • Jurusan Teknik Mesin ITB (Insitut Teknlogi Bandung) Bandung, sampai tingkat IV (1970-1975)
  • Jurusan Komposisi LPKJ (Lembaga Pendidikan Kesenian Jakarta) kini IKJ (Institut Kesenian Jakarta) (1975-1977)
  • Jurusan musik elektronik di Rotterdam Conservatorium, Negeri Belanda (1977-1981)

Keluarga

Harry Roesli yang berdarah Minangkabau ini, merupakan cucu pujangga besar Marah Roesli. Anak bungsu dari empat bersaudara, ayahnya bernama Mayjen (pur) Roeshan Roesli. Istri Harry Roesli bernama Kania Perdani Handiman dan dua anak kembarnya bernama Layala Khrisna Patria dan Lahami Khrisna Parana.

Kematian

Harry meninggal dunia hari Sabtu 11 Desember 2004, pukul 19.55 di RS Harapan Kita, Jakarta.[1]

Diskografi

Harry memiliki beberapa karya musik seperti [2]

Filmografi

Film

Sebagai penata musik
Tahun Judul Catatan
1977 Suci Sang Primadona Debut dalam tata musik
1989 Si Kabayan dan Gadis Kota
Cas Cis Cus (Sonata di Tengah Kota)
Si Kabayan Saba Kota
1990 Si Buta dari Gua Hantu: Lembah Tengkorak
Komar, Si Glen Kemon Mudik
Di Sana Senang Di Sini Senang
Suamiku Sayang...
Oom Pasikom (Parodi Ibukota)
1991 Si Kabayan dan Anak Jin
1992 Si Kabayan Saba Metropolitan
1994 Si Kabayan Mencari Jodoh

Prestasi dan pengakuan

  • Diabadikan oleh majalah Rolling Stone Indonesia sebagai salah satu dari The Immortals: 25 Artis Indonesia Terbesar Sepanjang Masa pada tahun 2008

Penghargaan dan nominasi

Tahun Penghargaan Kategori Hasil
2017 Anugerah Musik Indonesia Legend Award Penerima

Referensi

  1. ^ "Harry Roesly Tutup Usia". Liputan6.com. Liputan6.com. 12 Desember 2004. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-02-05. Diakses tanggal 5 Februari 2022.
  2. ^ Aras, Endi; Yudhono, Jody; Hangguman, Willy; Chitraria, Dyah; Liestyati, KNP; Simanulang, Binsar; Atqa, Mohamad (2013). KEBUDAYAAN DAN PENGHARGAAN MAESTRO SENI TRADISI 2013.pdf Anugerah kebudayaan dan penghargaan maestro seni/tradisi (PDF). Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Kebudayaan. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya