Galaktosa
|
| |||
| Penanda | |||
|---|---|---|---|
Model 3D (JSmol)
|
|||
| ChEBI | |||
| ChEMBL | |||
| ChemSpider | |||
| Nomor EC | |||
| KEGG | |||
| MeSH | Galaktosa | ||
PubChem CID
|
|||
| Nomor RTECS | {{{value}}} | ||
| UNII | |||
| |||
| |||
| Sifat | |||
| C6H12O6 | |||
| Massa molar | 180.156 g mol−1 | ||
| Densitas | 1.723 g/cm3 | ||
| Titik lebur | 167 °C (333 °F; 440 K) | ||
| 683.0 g/L | |||
| Bahaya | |||
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa). | |||
| Referensi | |||
Galaktosa merupakan senyawa karbohidrat yang tergolong dalam monosakarida, termasuk juga golongan heksosa karena mempunyai 6 atom C dalam molekulnya.[1] Galaktosa merupakan salah satu monomer pembentuk laktosa, senyawa ini dapat ditemukan pada susu.[1] Galaktosa memiliki kemampuan menyerap di dalam darah sehingga memiliki nilai glycaemic index yang lebih rendah dibandingkan dengan sukrosa.[1]
Metabolisme Galaktosa menggunakan enzim B-galaktosidase dan juga dapat di degradasi dengan lysosomal degradasi dari senyawa karbohidrat kompleks. Mekanismenya adalah sebagai berikut.[2]
- fosforilasi galaktosa[2]
galaktosa akan di fosforilasi menjadi galaktosa-1-fosfat, dengan menggunakan ATP sebagai donor fosfat.[2]
- pembentukan UDP-galaktosa[2]
Galaktosa tidak dapat langsung masuk pada jalur glikolisis sehingga harus di ubah menjadi UDP-galaktosa yang akan terjadi reaksi pertukaran antara UDP-glukosa dengan galaktosa-1-fosafat sehingga terbentuk glukosa-1-fosafat dan UDP-galaktosa.[2]
- Menggunakan UDP-galaktosa sebagai sumber karbon pada glikolisis atau gluconeogenesis[2]
UDP-galaktosa dapat masuk dalam proses glikolisis, namun di ubah menjadi C-4 promer, UDP-glukosa dengan bantuan UDP-hexosa 4-epimerase.[2]
- Peran dari UDP-galaktosa dalam reaksi biosintesis [2]
UDP-galaktosa dapat digunakan sebagai donor dari unit galaktosa dalam beberapa jalur sintetik termasuk dalam sintesis laktosa, glycoprotein, glycolipid dan gycosaminoglycans.[2]
Gangguan yang dapat terjadi dalam metabolisme galaktosa terutama pada individu yang mengalami glactosemia, pada penderita galaktosemua mengalami gangguan galatosa-1-fosfat terakumulasi di dalam sel sehingga dapat memengaruhi jaringan pada tubuh.[2]
Referensi
- ^ a b c (Inggris) Thomas M. S. Wolever . 2006. The Glycaemic Index: A Physiological Classification of Dietary Carbohydrate. Oxford (UK) : CABI publisher.
- ^ a b c d e f g h i j (Inggris) Richard A. Harvey, Richard A. Harvey,Denise R. Ferrier. 2011. Biochemistry. Baltinore : Lippincott Williams & Wilkins
Content Disclaimer
Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.
- The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
- There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
- It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
- Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
- Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.

