Kereta api Mataram

Kereta api Mataram

Papan kereta api Mataram sebelum menggunakan rangkaian generasi terbaru dan masih digunakan untuk petunjuk KA di setiap peron stasiun saja.
Kereta api Mataram arah Pasar Senen melintas langsung Walet, Tambun dengan Lokomotif bercorak dua Garis Biru.

Kereta api Mataram
Peta
Informasi umum
Jenis layananKereta api antarkota
StatusBeroperasi
Daerah operasiDaerah Operasi VI Yogyakarta
Mulai beroperasi15 Juni 2017
Operator saat iniPT Kereta Api Indonesia
Lintas pelayanan
Stasiun awalSolo Balapan
Jumlah pemberhentianLihatlah di bawah
Stasiun akhirPasar Senen
Jarak tempuh570 km
Waktu tempuh rerata7 jam 52 menit[1]
Jenis relRel berat
Pelayanan penumpang
KelasEksekutif dan Ekonomi
Pengaturan tempat duduk
  • 50 tempat duduk disusun 2-2 (kelas eksekutif)
    kursi dapat direbahkan dan diputar
  • 72 tempat duduk disusun 2-2 (kelas ekonomi)
    kursi dapat direbahkan dan diputar
Fasilitas restorasiAda
Fasilitas observasiKaca dupleks dengan blinds dan lapisan laminasi isolator panas.
Fasilitas hiburanAda
Fasilitas lainToilet, televisi, alat pemadam api ringan, peredam suara.
Teknis sarana dan prasarana
Lebar sepur1.067 mm (3 ft 6 in)
Kecepatan operasional81.5 s.d. 110 km/jam
Pemilik jalurDirektorat Jenderal Perkeretaapian
Nomor pada jadwal75-76

Kereta api Mataram merupakan layanan kereta api penumpang kelas eksekutif dan ekonomi yang dioperasikan oleh PT Kereta api Indonesia (Persero) yang melayani relasi Solo BalapanPasar Senen melalui CirebonPurwokerto.

Asal Usul

Nama Mataram diambil dari nama kesultanan abad ke-16 yang memiliki wilayah kekuasaan di daerah Jawa Tengah, DI Yogyakarta, sebagian besar Jawa Timur, dan Jawa Barat, yaitu Kesultanan Mataram.

Sejarah

Kereta api Mataram Premium, Juli 2018

Sebelum Beroperasi Kereta api Mataram, Pada tahun 2016, PT KAI melakukan penambahan layanan kereta api di lintas tersebut dengan nama KLB Ekonomi LPN-PSE yang dioperasikan libur akhir pekan, beroperasi menggunakan rangkaian kereta kelas ekonomi plus buatan PT. INKA keluaran 2016.

Mulai 15 Juni 2017, PT KAI meluncurkan kereta api Mataram Premium sebagai kereta api tambahan saat musim mudik lebaran 2017. Karena memiliki tingkat okupansi penumpang yang tinggi, kereta api tersebut dioperasikan secara reguler. PT KAI kemudian melakukan penyesuaian layanan kereta api ini dengan mengubah layanan kelas ekonomi premium menjadi kelas eksekutif dan bisnis mulai 17 Februari 2019, serta lintas pelayanan diperpanjang hingga Stasiun Solo Balapan mulai 1 Desember 2019.

Kereta api ini dioperasikan untuk membantu tugas kereta api Progo, Gajahwong, Bogowonto, dan Jaka Tingkir yang memiliki relasi yang sama.[2]

Kereta api Mataram dengan rangkaian terbaru diawali Lokomotif dinas CC 203 02 03 SDT bercorak dua garis biru

Mulai 9 Desember 2024, kereta api ini resmi menggunakan kereta ekonomi generasi terbaru dan cadangan kereta eksekutif generasi terbaru milik Kereta api Argo Lawu beserta Argo Dwipangga berbahan baja nirkarat buatan PT INKA Madiun.

Mulai 16 Februari 2026, operasional kereta api Mataram dipindahkan dari Daerah Operasi VI Yogyakarta ke Daerah Operasi I Jakarta. Seiring dengan perubahan tersebut, rangkaian kereta dimutasi dari Depo Kereta Solo Balapan (SLO) ke Depo Kereta Jakarta Kota (JAKK) untuk rangkaian ke-21, sebagai bagian dari pertukaran layanan operasional dengan kereta api Batavia.

3 Bulan kemudian; Mulai 6 Mei 2026, operasional kereta api Mataram dipindahkan kembali dari Daerah Operasi I Jakarta ke Daerah Operasi VI Yogyakarta berserta rangkaian kereta dimutasi kembali dari Depo Kereta Jakarta Kota (JAKK) ke Depo Kereta Solo Balapan (SLO) untuk rangkaian ke-21, sebagai bagian untuk pengoperasian layanan kereta api terbaru yang akan mendatang.

Saat ini, Kereta api Mataram beroperasi dengan menggunakan rangkaian 7 kereta ekonomi, 1 kereta makan, 2 kereta eksekutif, dan 1 kereta pembangkit yang menggunakan rangkaian baja nirkarat generasi terbaru.

Stasiun pemberhentian

Peta rute geografis kereta api Mataram berdasarkan Gapeka 2025
Provinsi Kota/Kabupaten Stasiun[3] Keterangan Status
Daerah Khusus Ibukota Jakarta Pasar Senen
Stasiun ujung, terintegrasi dengan layanan BRT Transjakarta dan Commuter Line Cikarang
Jatinegara
Terintegrasi dengan layanan BRT Transjakarta dan Commuter Line Cikarang
Jawa Barat Kota Bekasi Bekasi
Terintegrasi dengan Commuter Line Cikarang
Indramayu Haurgeulis
Jatibarang
Kota Cirebon Cirebon Terletak di Jalan Lintas Utara Jawa
Daerah Istimewa Yogyakarta Kulon Progo Wates P YA
Terintegrasi dengan Commuter Line Prambanan Ekspres dan Lin Yogyakarta International Airport.
Kota Yogyakarta Yogyakarta Y P YA
Terintegrasi dengan Commuter Line Yogyakarta, Prambanan Ekspres, Lin Yogyakarta International Airport, layanan bus Trans Jogja Istimewa dan Teman Bus Yogyakarta
Jawa Tengah Brebes Bumiayu
Banyumas Purwokerto Terintegrasi dengan Teman Bus (Trans Banyumas) dan Trans Jateng di Terminal Pasar Pon
Cilacap Kroya
Kebumen Gombong
Kebumen
Purworejo Kutoarjo P
Terintegrasi dengan Commuter Line Prambanan Ekspres
Klaten Klaten Y AS
Terintegrasi dengan kereta api Bandara Internasional Adi Soemarmo dan Commuter Line Yogyakarta
Kota Surakarta Solo Balapan Y AS
Stasiun ujung, terintegrasi dengan kereta api Bandara Internasional Adi Soemarmo, Commuter Line Yogyakarta, layanan bus Batik Solo Trans dan Trans Jateng di Terminal Tirtonadi

Legenda

Stasiun ujung (terminus)
Berhenti untuk semua arah
Berhenti hanya pada jadwal malam
Berhenti hanya arah Pasar Senen (satu arah)
Berhenti hanya arah Surakarta (satu arah)

Galeri

Lihat pula

Referensi

  1. ^ "Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Nasional di Pulau Jawa Tahun 2025" (PDF) (Document). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian. Diakses tanggal 1 Februari 2025. ;
  2. ^ Aditya, Ivan (13 Juni 2017). "KA Mataram Premium Lempuyangan - Pasar Senen beroperasi 15 Juni 2017". Kedaulatan Rakyat. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-04-16. Diakses tanggal 16 April 2018.
  3. ^ "Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025" (PDF) (Document). Bandung: PT Kereta Api Indonesia (Persero). 30 Desember 2024. hlm. 232. Diakses tanggal 1 Februari 2025 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian. ; ;

Pranala luar

(Indonesia) Situs web resmi PT Kereta Api Indonesia

Content Disclaimer

Informasi ini disarikan dari Wikipedia dan disajikan kembali untuk tujuan edukasi. Konten tersedia di bawah lisensi CC BY-SA 3.0. Kami tidak bertanggung jawab atas ketidakakuratan data yang bersumber dari kontribusi publik tersebut.

  1. The information displayed on this website is sourced in part or in whole from Wikipedia and has been adapted for the purpose of restating it. We strive to provide accurate and relevant information, however:
  2. There is no guarantee of absolute accuracy. Wikipedia is an open, collaborative project that can be edited by anyone, so information is subject to change.
  3. It is not intended to constitute professional advice. The content displayed is for informational and educational purposes only. For important decisions (e.g., medical, legal, or financial), please consult a professional.
  4. Content copyright. Wikipedia is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike License (CC BY-SA). This means that content may be reused with appropriate attribution and shared under a similar license.
  5. Responsible use. Any risk arising from the use of information from this website is entirely the responsibility of the user.
Kembali kehalaman sebelumnya